Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Gejolak Harga, Satgas Saber Pangan Jabar Awasi Daging di Pasaran

📅 Senin, 16 Mar 2026, 16:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Berdasarkan hasil pantauan hari ini, Satgas Saber Pangan Jawa Barat telah memberikan imbauan intensif ke para pedagang Pasar Kosambi agar senantiasa menaati harga jual yang sesuai ketetapan pemerintah.

Tujuannya jelas agar masyarakat sebagai konsumen dapat merayakan Idulfitri lebih tenang dan nyaman tanpa terbebani harga pangan pokok yang berfluktuasi.

Adapun perkembangan harga daging sapi secara nasional dalam pantauan Bapanas sepanjang Ramadan tahun ini lebih terkendali. Poin ini dapat terlihat pada harga sebelum memasuki Ramadan yang sempat bercokol di Rp 143.048 per kg pada 15 Februari. Namun per 11 Maret mulai menurun 1,64 persen menjadi Rp 140.698 per kg.

Tren depresiasi harga juga dapat dilihat dari jumlah daerah berdasarkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Sampai minggu pertama Maret ini, jumlah daerah dengan penurunan IPH daging sapi semakin meningkat menjadi 48 kabupaten/kota.

Sementara, jumlah daerah dengan penurunan IPH daging sapi pada minggu-minggu sebelumnya justru lebih kecil dibandingkan 48 kabupaten/kota tersebut.

Pada minggu kedua sampai keempat Februari masing-masing hanya sebanyak 25, 22, dan 19 kabupaten/kota saja.

Bapanas sendiri telah memastikan kebutuhan konsumsi daging sapi selama bulan Maret ini masih dapat terpenuhi dari ketersediaan stok secara nasional.

Proyeksi kebutuhan konsumsi untuk bulan Maret di kisaran 65,8 ribu ton. Sementara, ketersediaan daging sapi/kerbau secara nasional sampai Maret berada di angka 226 ribu ton, sehingga masih surplus, aman dan mencukupi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Hasil Reses Belum Terserap ...
Megapolitan
Indeks Demokrasi Jakarta di...
Olahraga
Salah Tiba di Turki, Selang...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.