Tabrakan Planet 11.000 Tahun Cahaya dari Bumi Terdeteksi, Suhu Panas di Spektrum Inframerah
📅 Minggu, 15 Mar 2026, 16:12 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohFenomena tersebut sesuai dengan karakteristik tabrakan planet berskala besar. Tabrakan seperti itu mampu menghasilkan energi panas tinggi yang membuat puing-puing bersinar dalam spektrum inframerah.
Para peneliti memperkirakan awan puing dari tabrakan tersebut mengorbit bintang pada jarak sekitar satu satuan astronomi. Jarak ini kira-kira setara dengan jarak antara Bumi dan Matahari.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut mirip dengan tabrakan kosmik yang diyakini membentuk Bulan sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Peristiwa tersebut menjadi salah satu teori utama dalam pembentukan sistem Bumi-Bulan.
Ke depan, para ilmuwan berharap teknologi observasi baru dapat membantu menemukan lebih banyak peristiwa serupa. Salah satu instrumen yang diperkirakan memainkan peran penting adalah Observatorium Vera C. Rubin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Observatorium tersebut dilengkapi Teleskop Survei Simonyi yang mampu memantau perubahan langit secara luas dan berkelanjutan. Teknologi ini memungkinkan deteksi fenomena kosmik yang berkembang dalam waktu panjang.
Menurut Davenport, teleskop tersebut berpotensi menemukan sekitar 100 tabrakan planet dalam satu dekade ke depan. Penemuan itu dapat membantu ilmuwan memahami seberapa sering proses pembentukan planet terjadi di alam semesta.
"Seberapa langka peristiwa yang menciptakan Bumi dan Bulan? Pertanyaan itu sangat mendasar bagi astrobiologi," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan keberadaan Bulan memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan di Bumi. Karena itu, mempelajari tabrakan planet dapat memberikan petunjuk penting tentang kemungkinan munculnya kehidupan di tempat lain di alam semesta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!