Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemhan Pastikan Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, Dimodifikasi PT. PAL

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 15:37 WIB | Oleh:
Kemhan Pastikan Kapal Induk Pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi, Dimodifikasi PT. PAL Doc: antara foto
Ket. Kunjungan Wakil PM Australia

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan calon kapal induk TNI AL yakni Giuseppe Garibaldi akan dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia di galangan kapal dalam negeri yakni PT. Penataran Angkatan Laut (PAL).

"Insyaallah Garibaldi akan datang di Indonesia tahun 2026 tapi kita akan merapikan karena kita punya industri PT PAL mampu untuk merapikan (kapal induk)," kata Sjafrie saat jumpa pers di kantor Kementerian Pertahanan, Kamis (12/3).

Namun demikian, Sjafrie tidak menjelaskan secara rinci bagian apa saja yang akan dimodifikasi dari kapal induk tersebut.

Dia hanya memastikan pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk memodifikasi kapal tersebut di PT. PAL.

"Untuk anggaran tanya sama Dirjen Renhan (Perencanaan Pertahanan) ya. Tapi saya memutuskan, jadi kalau dibilang efisien, efektif, saya siap," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan (Karo Humas Infohan) Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan Indonesia direncanakan mendapatkan kapal induk pertama yakni Giuseppe Garibaldi secara hibah dari pemerintah Italia.

Kapal buatan galangan asal Italia, Fincantieri itu sebelumnya telah dipakai untuk mendukung kekuatan angkatan laut Italia.

Rico melanjutkan, penerimaan secara hibah itu tidak berarti membuat Kementerian Pertahanan tidak mengeluarkan uang sepeserpun.

"Giuseppe Garibaldi merupakan hibah dari Pemerintah Italia. Anggaran yang disiapkan pemerintah Indonesia dialokasikan untuk kebutuhan retrofit atau penyesuaian agar sesuai kebutuhan operasi TNI AL," kata Rico saat dihubungi di Jakarta, Jumat (13/2).

Hingga saat ini, proses negoisasi dan administrasi masih berlangsung antara Kementerian Pertahanan RI dan pihak Italia.

Setelah proses negoisasi dan kelengkapan administrasi selesai, barulah TNI AL akan melakukan penyesuaian teknologi kapal induk agar sesuai dengan kebutuhan TNI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...
Advertisement
injourney
Nasional
Kebakaran Hutan di Kalimant...

Pembukaan Muktamar ke-35 NU di Jombang Dimajukan ke Sore Hari

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pembukaan Muktamar ke-35 NU...
Megapolitan
Dinsos Tangsel Ungkap 5.127...
Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

Muktamar NU ke-35 Dikawal Ketat! PBNU Pasang 100 Lebih CCTV untuk Pengamanan

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.