Anda Kendarai Mobil Listrik saat Mudik Lebaran? Pantau Tips Aman dan Performa kendaraan Nyaman
📅 Kamis, 12 Mar 2026, 17:08 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Changan Indonesia membagikan sejumlah tips agar mudik Lebaran aman ketika naik mobil listrik, terutama berkaitan dengan performa kendaraan.
"Kami melihat mudik Lebaran sebagai momen penting bagi masyarakat Indonesia. Changan ingin memastikan bahwa kendaraan listrik tidak hanya relevan untuk penggunaan harian, tetapi juga siap mendukung perjalanan jarak jauh dengan aman dan nyaman," kata CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (12/3).
Kesiapan dan performa kendaraan menjadi hal yang harus diperhatikan sebelum berangkat mudik naik mobil listrik.
Pastikan kondisi kendaraan prima
Hal pertama yang perlu dilakukan pemilik kendaraan listrik adalah memastikan kendaraan mereka dalam kondisi yang prima dan siap untuk diajak menempuh perjalanan jauh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari sistem pengereman, sistem keamanan, hingga kondisi ban. Pastikan juga baterai dalam kondisi optimal dan memiliki daya yang cukup sebelum berangkat.
Pemeriksaan itu penting dilakukan agar perjalanan lebih aman, nyaman, dan meminimalkan risiko kendala di tengah perjalanan.
Perhatikan rute perjalanan
Sebaiknya Anda baca juga:
Usai memastikan kendaraan dalam kondisi prima, pemilik kendaraan juga perlu memastikan rute yang nantinya akan dilalui. Perencanaan yang matang ini dapat memberikan rasa yang nyaman bagi pengguna kendaraan listrik.
Sebelum berangkat, pastikan rute yang dilewati memiliki Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sehingga pengemudi tidak perlu khawatir kehabisan daya selama perjalanan mudik Lebaran.
Selain mengetahui lokasi SPKLU, pengemudi juga dapat mempertimbangkan kemampuan jarak tempuh kendaraan yang digunakan agar mobilitas selama mudik aman dan nyaman.
Perhatikan gaya berkendara
Jalanan pada jalur mudik biasanya padat. Dengan kondisi seperti ini, pengendara kendaraan listrik diharapkan untuk menghindari akselerasi agresif dan memanfaatkan regenerative braking untuk menjaga konsumsi energi tetap optimal.
Fitur regenerative braking memungkinkan energi yang dihasilkan saat kendaraan melakukan deselerasi atau pengereman dikonversi kembali menjadi energi listrik dan disimpan ke dalam baterai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!