Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Kawal Infrastruktur di Lokasi Bencana Sumatera Jelang Mudik

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 16:40 WIB | Oleh:
Pemerintah Kawal Infrastruktur di Lokasi Bencana Sumatera Jelang Mudik Doc: antara foto
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan pemerintah terus mengawal proses persiapan infrastruktur di daerah terdampak bencana banjir Sumatera menjelang arus mudik Lebaran 2026.

AHY mengatakan Kemenko IPK bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang dalam proses pemulihan lahan di Sumatera.

"Secara infrastruktur sekali lagi kami fokus akan mengawal dan terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan tentunya juga Kementerian Agraria dan Tata Ruang karena berkaitan dengan urusan lahan dan tata ruang tadi," ujarnya saat wawancara cegat usai acara pembagian bansos di Masjid Babah Alun, Jakarta, Rabu (11/3).

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, kata dia, terus bekerja dan bersinergi dengan Kemenko IPK dalam pemeriksaan di lapangan, rapat koordinasi, dan perbaikan berbagai fasilitas di tiga provinsi terdampak.

“Tentu progresnya berjalan, baik itu perbaikan atau pembangunan kembali jalan dan jembatan yang hancur, sumber-sumber air bersih kemudian juga tentunya perumahan rakyat yang banyak rusak apakah kategori rusak ringan, sedang, berat dan bahkan hilang hanyut karena banjir dan juga longsor," katanya.

Selain itu, pemerintah saat ini telah menyediakan hunian sementara (huntara) dalam progres rehabilitasi dan rekonstruksi lahan yang terdampak dan semua pembangunan hunian tetap masih membutuhkan waktu untuk dilengkapi ke semua wilayah.

"Ini semua terus dihitung dengan baik paling tidak sementara, hunian-hunian sementara, huntara itu juga sudah bisa digunakan secara dominan saat ini di tiga provinsi tersebut nah yang masih butuh proses tentu adalah hunian-hunian tetap karena memang perlu areal lahan di lokasi yang tidak rentan," tuturnya.

AHY mengharapkan progres pemulihan di daerah terdampak menghasilkan pemulihan yang diinginkan, yakni pulih sedia kala atau hasilnya lebih baik dari sebelumnya.

"Mudah-mudahan selalu ada progres yang baik dari bulan ke bulan dan tahun ke tahun karena memang membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk bisa kembali seperti sediakala dan bahkan lebih baik dari sebelumnya," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.