Kremlin Buka Suara: Trump Tak Minta Gencatan Senjata Saat Hubungi Putin Soal Ukraina
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 20:25 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Anadolu Agency
JAKARTA - Kremlin menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak mengajukan permintaan gencatan senjata kepada Presiden Vladimir Putin dalam percakapan telepon pada Senin. Selain itu, kedua pihak juga tidak menetapkan jadwal baru untuk melanjutkan komunikasi trilateral antara Russia, Ukraina, dan Amerika Serikat.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Moskow tetap menghargai upaya Washington dalam memediasi konflik di Ukraina. Ia menegaskan Russia tertarik untuk melanjutkan proses diplomasi tersebut.
"Presiden Putin sangat menghargai upaya mediasi ini; kami berterima kasih untuk itu dan tertarik agar proses ini terus berlanjut," kata Peskov dalam konferensi pers di Moskow, Selasa.
Peskov juga menegaskan bahwa Trump tidak mengajukan permintaan gencatan senjata di Ukraina sebelum tercapainya penyelesaian konflik secara menyeluruh. Menurutnya, berbagai mekanisme yang berkaitan dengan kemungkinan gencatan senjata sebenarnya telah lama dipahami oleh pihak-pihak yang terlibat.
"Syarat-syarat seperti itu tidak ditetapkan," kata Peskov.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Hal ini sudah berulang kali dinyatakan. Semua tata cara terkait gencatan senjata sudah dipahami dengan baik," lanjutnya.
Peskov juga menyinggung laporan yang menyebut Kyiv membutuhkan jeda konflik untuk membantu negara-negara Arab menghadapi serangan pesawat tak berawak dari Iran. Namun ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak menjadi bagian dari permintaan resmi dalam percakapan antara kedua pemimpin.
Selain isu gencatan senjata, pembicaraan juga menyinggung kemungkinan pencabutan sebagian sanksi Amerika Serikat terhadap ekspor minyak Russia. Meski demikian, Peskov mengatakan topik tersebut tidak dibahas secara rinci dalam percakapan telepon tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tindakan yang diambil oleh AS, yaitu pembatasan minyak, terkait dengan upaya untuk menstabilkan situasi di pasar energi global di tengah situasi di Teluk Persia," kata Peskov.
Menanggapi pernyataan Washington bahwa Trump menyerukan pengakhiran konflik Ukraina dengan cepat, Peskov mengatakan pada dasarnya semua pihak memang menginginkan penghentian pertempuran. Namun ia menilai proses menuju gencatan senjata tetap memerlukan langkah diplomasi yang matang.
"Secara umum, memang, semua orang tertarik pada gencatan senjata yang cepat, sulit untuk membantah hal itu," kata Peskov.
"Hasil konkret utama adalah format trilateral perlu dilanjutkan. Semua pihak tertarik dengan hal itu dan yang terpenting Amerika siap melanjutkan upaya mediasi mereka," lanjutnya.
Meski demikian, hingga kini belum ada tanggal maupun lokasi yang ditetapkan untuk pertemuan trilateral berikutnya. Peskov mengatakan komunikasi diplomatik tetap berlangsung melalui berbagai jalur yang ada.
Menurutnya, Utusan Khusus Amerika Serikat Steve Witkoff masih menjalin komunikasi dengan pihak Russia. Kontak tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dialog antara kedua negara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!