Kremlin Buka Suara: Trump Tak Minta Gencatan Senjata Saat Hubungi Putin Soal Ukraina
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 20:25 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDalam kesempatan yang sama, Peskov juga menyinggung situasi di Timur Tengah yang semakin memanas. Ia mengatakan Putin sebelumnya telah mengajukan berbagai opsi mediasi Russia bahkan sebelum konflik pecah.
Peskov menyebut sejumlah usulan Russia untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut masih dalam tahap pertimbangan berbagai pihak. Namun ia menegaskan Putin tidak dapat langsung disebut sebagai mediator resmi dalam konflik tersebut.
"Ini membutuhkan banyak pemahaman, banyak kesepakatan. Jadi mari kita bersabar sedikit," kata Peskov.
Ia menambahkan Russia tetap siap membantu meredakan konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di satu sisi serta Iran di sisi lain. Namun Peskov menolak memberikan komentar terkait laporan media mengenai dugaan transfer intelijen Russia kepada Iran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Sebagai respons, Teheran melancarkan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. Situasi tersebut memperburuk ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!