Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris dan Swedia Kolaborasi Pasok 16 Jet Tempur Gripen ke Ukraina, NIlainya 300 Juta Euro

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 03:19 WIB | Oleh:
Inggris dan Swedia Kolaborasi Pasok 16 Jet Tempur Gripen ke Ukraina, NIlainya 300 Juta Euro Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi pesawat tempur Saab JAS 39 Gripen milik Angkatan Udara Swedia lepas landas pada latihan AFX 18 di pangkalan udara militer Amari, Estonia.

MOSKOW - Inggris dan Swedia bekerja sama untuk menyediakan 16 jet tempur Gripen buatan Swedia senilai 300 juta euro (sekitar Rp6,184 triliun) bagi Ukraina, demikian diumumkan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Kamis (16/7).

“Saya mengumumkan bahwa Inggris akan memberikan dukungan senilai 300 juta euro bekerja sama dengan Swedia untuk menyediakan 16 pesawat canggih baru guna membantu mempertahankan wilayah udara Ukraina,” ujar Starmer dalam kunjungannya ke Kiev.

Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Inggris memerinci bahwa jet-jet tempur tersebut ditargetkan akan sepenuhnya dipasok ke Kiev pada 2029.

“Pendanaan ini akan membantu Ukraina mengerahkan satu skuadron berisi 16 jet tempur Gripen E pada 2029,” sebut pernyataan resmi tersebut.

Paket bantuan tersebut dilaporkan mencakup pelatihan bagi pilot dan teknisi, penyediaan simulator, suku cadang, serta peralatan penunjang lain yang dibutuhkan untuk menerjunkan pesawat tersebut ke garis depan.

Sebelumnya pada 8 Juli, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson menyatakan bahwa Swedia akan memasok total 32 jet tempur Gripen ke Ukraina, di mana 16 unit di antaranya merupakan pesawat bekas pakai.

Pada awal Juli, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengonfirmasi bahwa Ukraina dan Swedia telah menandatangani perjanjian pembelian 16 jet tempur tipe Gripen E baru yang dijadwalkan tiba untuk angkatan bersenjata Ukraina pada awal 2027.

Sementara itu, Russia berulang kali menegaskan bahwa pasokan senjata dari Barat ke Ukraina hanya akan menghambat upaya penyelesaian konflik dan melibatkan negara-negara NATO secara langsung.

Menteri Luar Negeri Russia Sergey Lavrov kembali memperingatkan bahwa setiap pengiriman yang membawa pasokan senjata untuk Ukraina akan menjadi target militer yang sah bagi Russia. Ant/sumber: Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Daerah
Kabut Asap Tak Mengganggu K...

Kekompakan Taktis Pemain Jadi Kunci Kemenangan PSS

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kekompakan Taktis Pemain Ja...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.