Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DLH DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Kembali Normal dalam Sepekan

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 19:30 WIB | Oleh:
DLH DKI Targetkan Operasional TPST Bantargebang Kembali Normal dalam Sepekan Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak longsor yang terjadi di TPST Bantargebang. Melalui penanganan intensif di lapangan, operasional pengelolaan sampah Jakarta ditargetkan dapat kembali normal dalam waktu satu pekan.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak longsor yang terjadi di TPST Bantargebang. Melalui penanganan intensif di lapangan, operasional pengelolaan sampah Jakarta ditargetkan dapat kembali normal dalam waktu satu pekan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, mengatakan saat ini tim di lapangan memfokuskan pekerjaan pada pembersihan material longsoran sekaligus penataan kembali area terdampak di Zona 4A. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar aktivitas pengelolaan sampah dapat kembali berjalan optimal dalam waktu dekat.

Asep menjelaskan tim lapangan kini sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai di sekitar lokasi kejadian agar tidak menghambat aliran air.

"Kami menargetkan pengelolaan sampah di TPST Bantargebang dapat kembali normal dalam sepekan karena saat ini tim di lapangan sedang menangani material longsoran yang berada di aliran sungai di sekitar lokasi kejadian,$ ujarnya.

Material longsoran yang berada di aliran sungai tersebut akan dipindahkan ke area penimbunan lain. Material itu rencananya ditempatkan di Zona 4 Kecil dan Zona 4 Besar sebagai bagian dari proses penataan kembali kawasan.

Penataan ulang juga dilakukan untuk memastikan kondisi zona timbunan menjadi lebih aman dan tertata. DLH DKI Jakarta juga menargetkan aliran sungai di sekitar lokasi dapat segera kembali lancar sehingga tidak lagi menimbulkan luapan air ke badan jalan di kawasan tersebut.

Selain menangani material longsor, pemerintah juga melakukan perbaikan infrastruktur penunjang di area sekitar TPST. DLH DKI Jakarta akan memperbaiki turap kali di dua titik yang terdampak luapan air akibat kejadian tersebut.

Perbaikan tersebut dilakukan untuk memastikan sistem pengendalian air di sekitar kawasan TPST tetap aman. Langkah ini sekaligus bertujuan mencegah potensi gangguan baru terhadap operasional pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Di sisi operasional, pemeliharaan dan perapihan zona timbunan sampah terus dilakukan guna meminimalkan risiko longsor di masa mendatang. Pekerjaan ini difokuskan pada Zona 3 Kepala Burung serta Zona 4 Besar yang menjadi area penting dalam sistem penimbunan sampah.

Meski proses pemulihan masih berlangsung, pelayanan pembuangan sampah dari Jakarta tetap berjalan melalui tiga zona aktif. Saat ini pengelolaan sampah dilakukan melalui Zona 1, Zona 2, dan Zona 5 dengan kapasitas sekitar 4.000 ton per hari.

Apabila proses perapihan di Zona 4 Besar yang sempat longsor telah selesai dilakukan, zona tersebut akan kembali dioperasikan. Pengoperasian kembali zona itu diperkirakan dapat menambah kapasitas layanan sekitar 1.500 ton sampah per hari.

Untuk menjaga stabilitas sistem pengelolaan sampah selama masa pemulihan, sebagian sampah juga dialihkan ke sejumlah fasilitas pengolahan lainnya. Di antaranya adalah RDF Plant Bantargebang, PLTSa Merah Putih, serta RDF Plant Rorotan.

RDF Plant Bantargebang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 800 ton sampah per hari. Sementara itu, PLTSa Merah Putih berkapasitas sekitar 100 ton per hari dalam mengolah sampah yang masuk.

Asep menambahkan pengoperasian RDF Plant Rorotan menjadi bagian dari strategi cepat Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga layanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal. Melalui skema ini, total sampah yang dapat tertangani hingga akhir pekan diperkirakan mencapai sekitar 6.700 hingga 7.150 ton per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.