Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, Gubernur Pramono Ajak Kadin Percepat Pembangunan Kota
📅 Senin, 09 Mar 2026, 12:55 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Pemprov DKI Jakarta
JAKARTA - Pramono Anung membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri Indonesia DKI Jakarta Tahun 2026 di Park Hyatt Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Senin (9/3). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa Kadin merupakan pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta.
Menurut Pramono, dunia usaha memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini mencapai sekitar 5,21 persen. Sementara kontribusi ekonomi Jakarta terhadap Produk Domestik Bruto nasional mencapai sekitar 16,61 persen.
Data tersebut menunjukkan bahwa peran Jakarta dalam perekonomian nasional masih sangat signifikan. Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta bersama Kadin berupaya memperkuat pelaku usaha lokal agar mampu bersaing dan berkembang di tengah dinamika ekonomi.
"Artinya, kontribusi Jakarta sangat besar. Kontribusi Bapak-Ibu sekalian juga besar karena pemain utamanya tentu para pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin," ujar Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai persoalan utama yang sering dihadapi pelaku usaha adalah akses terhadap permodalan. Dalam hal ini, pemerintah daerah membuka peluang dukungan melalui berbagai kebijakan, termasuk melalui lembaga keuangan daerah seperti Bank DKI.
"Biasanya persoalan utama adalah permodalan. Apakah Pemerintah DKI Jakarta atau melalui Bank DKI bisa membantu? Sebab, kalau tidak, yang berkembang hanya pemain-pemain lama saja," katanya.
Selain itu, Pramono juga mendorong Kadin untuk terlibat aktif dalam percepatan pembangunan kota. Menurutnya, partisipasi dunia usaha dapat membantu mempercepat berbagai program pembangunan di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menyederhanakan proses birokrasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan ruang lebih luas bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
"Pengusaha tidak boleh takut untuk mandiri. Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang," jelasnya.
Pramono juga menekankan pentingnya kepastian hukum dalam dunia usaha. Hal ini dinilai menjadi faktor penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat di Jakarta.
"Kepastian hukum dalam berbisnis di Jakarta harus menjadi contoh dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi menyatakan bahwa penguatan pengusaha lokal akan memberikan dampak besar terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, pertumbuhan pelaku usaha lokal dapat mendorong berbagai efek ekonomi bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa ketika pengusaha lokal berkembang, dampaknya tidak hanya pada bisnis semata. Pertumbuhan tersebut juga berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja serta peningkatan perputaran ekonomi di daerah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!