Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinergi Pemprov DKI dan Ulama: Gubernur Pramono Ajak Habaib Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 21:40 WIB | Oleh:
Sinergi Pemprov DKI dan Ulama: Gubernur Pramono Ajak Habaib Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pramono Anung menghadiri peringatan Nuzulul Quran sekaligus acara buka puasa bersama di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta itu menekankan pentingnya peran ulama dan habaib dalam mendukung pembangunan ibu kota.

JAKARTA - Pramono Anung menghadiri peringatan Nuzulul Quran sekaligus acara buka puasa bersama di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Pusat Forum Ulama Habaib di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta itu menekankan pentingnya peran ulama dan habaib dalam mendukung pembangunan ibu kota.

Menurut Pramono, keberadaan ulama dan habaib memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman sekaligus memperkuat persatuan masyarakat. Peran tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Jakarta yang beragam.

"Kita mengetahui peran ulama dan habaib sangat penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkuat persatuan umat, serta menumbuhkan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. Ini merupakan modal penting dalam membangun Jakarta," ujarnya.

Dalam sambutannya, Pramono juga menyoroti keistimewaan bulan suci Ramadan yang di dalamnya terdapat peringatan Nuzulul Quran. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mencintai serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

"Al-Qur'an bukan hanya menjadi kitab suci umat Islam, tetapi juga menjadi petunjuk dan pedoman hidup bagi umat manusia," tuturnya.

Selain itu, Pramono mengungkapkan rencananya untuk menghidupkan kembali ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an secara berjenjang di wilayah Jakarta. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana untuk mendorong generasi muda lebih dekat dengan Al-Qur'an.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ sebaiknya dimulai dari tingkat paling dekat dengan masyarakat seperti RT dan RW. Setelah itu, kompetisi dapat dilanjutkan secara bertahap hingga tingkat kelurahan, kecamatan, kota atau kabupaten, dan akhirnya provinsi.

"Saya ingin MTQ tidak lagi langsung dimulai di tingkat provinsi. Kita mulai dari tingkat RT dan RW, lalu kelurahan, kecamatan, kota atau kabupaten, hingga akhirnya ke tingkat provinsi," paparnya.

Ia menilai langkah tersebut dapat membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak untuk belajar membaca Al-Qur'an dengan baik. Dengan demikian, semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.

Selain MTQ, Pramono juga menyoroti berbagai kegiatan bernuansa keagamaan yang selama ini menjadi tradisi masyarakat Jakarta. Kegiatan seperti lomba tabuh bedug dinilai mampu mempererat kebersamaan serta memakmurkan masjid.

"Tujuannya agar semakin banyak orang memakmurkan masjid. Saya berharap MTQ, lomba tabuh bedug, dan kegiatan lainnya dapat mempererat silaturahmi serta menjaga syiar agama kita," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggelar Haul Ulama Betawi di kawasan Monumen Nasional. Kegiatan tersebut direncanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah berkontribusi besar bagi kehidupan masyarakat Jakarta.

"Kita akan adakan di Monas. Saya berharap kegiatan ini semakin memperkuat kehidupan kerukunan, keberagaman, dan keagamaan di Jakarta," urainya.

Ia juga menegaskan bahwa nilai rahmatan lil ‘alamin harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Menurutnya, nilai tersebut tidak hanya menjadi konsep, tetapi perlu diimplementasikan dalam interaksi sosial di tengah masyarakat yang beragam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.