Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Truk Kontainer Diduga Rem Blong Jadi Sebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang

📅 Jumat, 06 Mar 2026, 00:27 WIB | Oleh:
Truk Kontainer Diduga Rem Blong Jadi Sebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Doc: ANTARA/HO-Jasa Marga
Ket. Kecelakaan beruntun di tol Cipularang.

PURWAKARTA, JAWA BARAT - Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan di KM 93 jalan Tol Cipularang, pada Kamis malam, diduga akibat sebuah kendaraan truk kontainer mengalami masalah dalam sistem pengereman.

Sesuai keterangan Kepala Induk PJR Cipularang Kompol Joko Prihantono di Purwakarta, Kamis (5/3), menyampaikan kecelakaan bermula saat sebuah truk kontainer nopol B 9367 UEL melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu.

Saat kendaraan itu tiba di lokasi kejadian, arus lalu lintas di depan dilaporkan sedang padat menyusul adanya sebuah kendaraan dump truck yang mengalami gangguan di bahu jalan.

Truk kontainer tersebut diduga mengalami masalah pengereman atau rem blong, sehingga pengemudi berinisial MY tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

Truk kontainer itu kemudian menghantam mobil pikap bernopol B 9718 VAF yang berada di depannya, memicu tabrakan berantai yang melibatkan delapan kendaraan lain.

Sepuluh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun itu, di antaranya truk kontainer dengan nopol B 9367 UEL, mobil Pikap bernopol B 9718 VAF, mobil truk nopol BL 8752 NP, Toyota Rush nopol F 1308 AZ, Daihatsu Sigra nopol T 1394 BJ, dan mobil tronton boks nopol D 9481 AF.

Selain itu, Toyota Hiace dengan nopol E 7666 AA, Toyota Raize nopol T 1518 HO, serta Mazda Biante dan Toyota Agya.

Dua orang yang merupakan sopir dan kondektur mobil pikap dikabarkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat kejadian itu.

Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna menyampaikan kecelakaan beruntun terjadi pada Kamis, 5 Maret 2026, pukul 20.18 WIB.

Berdasarkan keterangan sementara dari petugas di lapangan, kecelakaan tersebut, selain mengakibatkan dua orang meninggal dunia, juga mengakibatkan empat orang lainnya mengalami luka berat.

"Seluruh korban yang telah dievakuasi, dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut," kata Agni.

Kecelakaan yang melibatkan sepuluh kendaraan itu mengakibatkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi.

Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang telah berada di lokasi bersama dengan Patroli Jalan Raya, rescue, derek, ambulans, serta Mobile Customer Service (MCS).

Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur dapat dilintasi dan pada pukul 21.43 WIB, dua lajur dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Daerah
Ada Apa Tiba-tiba Kantor Di...
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.