Menhub Dorong Penguatan Fasilitas Kesehatan di Simpul Transportasi Selama Periode Angkutan Lebaran 2026
📅 Kamis, 05 Mar 2026, 17:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: BKIP Kemenhub/Daniel
JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengharapkan penguatan fasilitas kesehatan di berbagai simpul transportasi selama periode Angkutan Lebaran 2026 berlangsung. Harapan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi kesiapan Angkutan Lebaran 2026 bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta, Rabu (4/3).
Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai langkah antisipasi guna memastikan pelayanan transportasi bagi pemudik tetap berjalan lancar. Salah satu fokus pembahasan adalah peningkatan dukungan fasilitas kesehatan di titik-titik dengan mobilitas penumpang yang sangat tinggi.
"Untuk menjaga kelancaran pelayanan, kami mengharap dukungan Kementerian Kesehatan. Untuk menambah fasilitas kesehatan terutama di simpul terpadat pergerakan angkutan umum per moda," ujar dia dalam rapat koordinasi kesiapan Angkutan Lebaran 2026 bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Pemerintah juga menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi selama periode mudik Lebaran tahun ini. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah hingga tes urine untuk memastikan pengemudi terbebas dari pengaruh zat berbahaya.
Selain itu, dukungan kesehatan juga mencakup penyediaan posko medis di berbagai lokasi transportasi utama selama masa mudik. Posko tersebut direncanakan hadir di terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, rest area jalan tol, hingga jalur arteri.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Posko ini berfungsi sebagai tempat istirahat sekaligus pemeriksaan kesehatan darurat. Bagi pemudik dan pengemudi yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan," kata dia.
Dudy juga menyatakan dukungannya terhadap kesiapan tim gawat darurat dan penyediaan ambulans motor di jalur mudik. Langkah tersebut bertujuan mempercepat respons terhadap kecelakaan lalu lintas atau kondisi medis darurat di jalur yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Selain layanan darurat, pemerintah juga menilai pentingnya penyediaan ruang laktasi yang bersih di sejumlah lokasi strategis. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kesehatan ibu dan bayi selama antrian perjalanan mudik yang cukup panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kementerian Perhubungan juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dan langkah antisipatif bersama Kementerian Kesehatan selama penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Langkah tersebut diharapkan membuat seluruh pemudik dapat bepergian dalam kondisi sehat, aman, nyaman, serta memperoleh perlindungan optimal sepanjang perjalanan.
"Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan langkah antisipatif bersama Kementerian Kesehatan,dengan harapan seluruh pemudik dapat melakukan perjalanan dalam kondisi sehat, aman, dan nyaman," ucap dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!