Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bekasi Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Kebakaran Lahan

📅 Senin, 10 Agu 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Pemkot Bekasi Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan dan Kebakaran Lahan Doc: Pemkot Bekasi

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menetapkan status siaga darurat kekeringan dan kebakaran lahan selama musim kemarau berlangsung. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi bencana kekeringan dan kebakaran lahan dampak dari El Nino.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Wiratma Puspita, Senin (10/8). Menurut dia, meski Kota Bekasi saat ini masih aman dari kekeringan, pihaknya telah menyiapkan 11 unit water trucking.

Tujuannya untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga terdampak jika nantinya terjadi kekeringan kekeringan. “Sampai saat ini belum ada laporan permintaan air bersih,” ujar diadi Bekasi.

Meski begitu, BPBD Kota Bekasi senantiasa berada dalam kondisi siaga. Menurut Wiratma, pihaknya akan langsung bergerak menyalurkan bantuan air bersih jika ada warga yang membutuhkan.

“Kalau memang ada permintaan, bisa langsung menghubungi di call canter kami nomor 112,” ucap dia. “Kami akan langsung bergerak ke lokasi mendistribusikan air bersih,” imbuh dia.

Wiratma menambahkan ada beberapa kecamatan di Kota Bekasi yang berpotensi mengalami kekeringan. Di antaranya Bekasi Utara serta sebagian Pondok Melati, Jatiasih, dan Bantargebang.

“Hal ini sesuai riwayat kekeringan pada 2015 dan 2016,” ucap dia.

Sebagai langkah antisipasi terhadap kekeringan, BPBD Kota Bekasi telah menyiapkan sumur artesis.

Ini merupakan hasil kerjasama dengan Kodim 0507 Kota Bekasi dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sumur-sumur artesis tersebut disiapkan di tiga lokasi yang rawan kekeringan.

Di antaranya Teluk Buyung di Kecamatan Bekasi Utara dan Jatiluhur di Kecamatan Jatiasih. Sedangkan untuk Kecamatan Bantargebang disiapkan di Ciketing Udik. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...

Status Gunung Sinabung Masih Level Siaga

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Status Gunung Sinabung Masi...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.