BMKG: Waspada Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering di 46 Persen Wilayah
📅 Kamis, 05 Mar 2026, 20:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSebaliknya hanya terdapat tiga ZOM atau sekitar 0,4 persen wilayah yang diprediksi mengalami kemarau atas normal atau lebih basah dari biasanya. Wilayah tersebut berada di Gorontalo dan Sulawesi Tenggara.
"Dengan kondisi ini, durasi musim kemarau di 57,2 persen wilayah Indonesia diprediksi lebih panjang dari normalnya," ujar Faisal.
Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat untuk menghadapi potensi dampak musim kemarau tahun ini. Salah satu langkah yang disarankan adalah penyesuaian jadwal tanam oleh petani dengan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kekeringan.
Selain itu, penguatan pengelolaan sumber daya air juga perlu dilakukan melalui revitalisasi waduk serta perbaikan jaringan distribusi air. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi kebutuhan domestik maupun operasional pembangkit listrik tenaga air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Faisal juga mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lingkungan yang mungkin terjadi selama musim kemarau. Hal tersebut meliputi potensi penurunan kualitas udara serta peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan.
"BMKG menegaskan bahwa seluruh informasi prediksi ini merupakan bentuk peringatan dini atau early warning yang harus segera diterjemahkan menjadi aksi nyata atau early action oleh para pemangku kepentingan," kata Faisal.
Ia berharap langkah antisipasi tersebut dapat meminimalkan risiko bencana kekeringan yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah Indonesia selama musim kemarau 2026.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!