Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Papua Pegunungan Digenjot Program Sekolah Rakyat hingga Unggul Garuda, Ini Tujuannya

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Papua Pegunungan Digenjot Program Sekolah Rakyat hingga Unggul Garuda, Ini Tujuannya Doc: Antara
Ket. Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris berbicang dengan Bupati Jayawijaya Atenius Murib dan Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak di sela-sela kegiatan Musrenbang RKPD dan Otsus Papua Pegunungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Wamena - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mendorong implementasi Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda di Papua Pegunungan guna meningkatkan sumber daya manusia di daerah tersebut.

Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris di Wamena, Rabu (29/4), mengatakan program nasional direktif Makan Bergizi Gratis (MBG), Revitalisasi Sekolah, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), bisa segera diusulkan dan didaftarkan.

“Kami tentu berharap dengan dukungan internet yang telah baik di Papua Pegunungan, maka dapat mensukseskan program-program nasional yang ada Instruksi Presiden (Inpres) seperti MBG, Revitalisasi Sekolah, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, dan CKG, serta digitalisasi pendidikan bisa segera diusulkan dan didaftarkan,” katanya.

Menurut dia, program nasional itu harus ditangkap segera oleh pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten di Papua Pegunungan, sehingga mempercepat pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat di daerah ini.

“Program Koperasi (Merah Putih) bisa segera ditindak lanjuti supaya dapat membantu menurunkan angka kemiskinan di Papua Pegunungan. Program nasional itu harus ditanggapi baik supaya ada dukungan dana dari pusat ke daerah,” ujarnya.

Dia menjelaskan khusus Sekolah Rakyat adalah program berasrama gratis dari pemerintah di bawah Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk anak keluarga kurang mampu guna memutus rantai kemiskinan.

Sementara Sekolah Unggul Garuda adalah SMA unggulan untuk mengoptimalkan potensi akademik di bidang sains dan teknologi.

"Intinya adalah Sekolah Rakyat fokus pada aksesibilitas dan karakter, sedangkan sekolah unggul fokus pada daya saing global itu perlu ada segara di Papua Pegunungan supaya anak-anak di sini memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah daerah di Papua Pegunungan harus mempercepat program swasembada pangan untuk membantu kebutuhan pangan di daerah maupun nasional.

“Pemerintah daerah juga harus memikirkan program swasembada pangan, energi, dan air, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua Pegunungan. Dulu saya pernah membantu program daerah irigasi di Yahukimo dan Tolikara, kami berharap program itu masih berfungsi hingga saat ini,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.