Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rupiah Hari Ini Tertekan, Gejolak Timur Tengah Picu Kekhawatiran Pasokan Global

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rupiah Hari Ini Tertekan, Gejolak Timur Tengah Picu Kekhawatiran Pasokan Global Doc: ANTARA/ Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi - Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.

JAKARTA – Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh tekanan eksternal, terutama meningkatnya risiko gangguan pasokan energi dan komoditas akibat ketegangan geopolitik di Middle East.

Sentimen pasar cenderung berhati-hati karena konflik kawasan tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak global, memperlebar defisit transaksi berjalan, dan menekan arus modal jangka pendek, sehingga memberi tekanan pada nilai tukar rupiah di pasar keuangan.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Rabu (4/3), bergerak melemah 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.892 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.872 per dolar AS.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan ini dipengaruhi sikap pelaku pasar atas risiko pasokan di tengah konflik Asia Barat.

“Situasi terus memburuk ketika pasukan Israel dan AS melakukan serangan tambahan terhadap fasilitas yang terkait dengan Iran pada hari Selasa (3/3). Iran menanggapi dengan meningkatkan pengerahan militer di Teluk dan mengeluarkan peringatan kepada operator pelayaran global,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, Iran juga menargetkan kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz, jalur air sempit yang menangani sekitar seperlima pengiriman minyak global. Otoritas Iran bersumpah akan menyerang kapal apapun yang melewati selat tersebut.

Ancaman terhadap Hormuz, jalur penting untuk ekspor minyak mentah dari produsen utama termasuk Arab Saudi, Irak dan Uni Emirat Arab, dinilai telah menyuntikkan premi risiko geopolitik yang signifikan ke dalam harga minyak.

“Irak telah mulai menghentikan produksi di ladang Rumaila, ladang terbesar di negara itu, dan di West Qurna 2, dengan 1,2 juta barel per hari dihentikan produksinya,” ucap Ibrahim.

Melihat sentimen domestik, lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings merevisi prospek (outlook) peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Meski demikian, peringkat kredit jangka panjang mata uang asing (Long-Term Foreign Currency Issuer Default Rating/IDR) tetap di level BBB.

“Revisi outlook mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan serta kekhawatiran terhadap konsistensi dan kredibilitas bauran kebijakan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya sentralisasi pengambilan keputusan. Kondisi itu dinilai dapat menekan prospek fiskal jangka menengah, melemahkan sentimen investor, serta memberi tekanan terhadap ketahanan eksternal,” ungkap dia.

Di sisi lain, Fitch tetap mempertahankan peringkat BBB karena Indonesia dinilai memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam menjaga stabilitas makroekonomi.

Hal itu didukung prospek pertumbuhan jangka menengah, rasio utang pemerintah yang moderat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), serta cadangan eksternal yang masih memadai.

Fitch memproyeksikan defisit fiskal Indonesia pada 2026 akan berada di kisaran 2,9 persen PDB, lebih tinggi dari target pemerintah sebesar 2,7 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.