Negara Asia Berebut Pasokan Minyak dan Gas Alternatif
📅 Rabu, 04 Mar 2026, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSementara itu penutupan Selat Hormuz secara efektif telah menghentikan pengiriman minyak mentah dan LNG dari Teluk Persia.
Seorang penasihat senior komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran memperingatkan bahwa pasukannya akan membakar kapal apapun yang mencoba melewati jalur air sempit yang memisahkan Iran dan Semenanjung Arab tersebut.
Para importir telah berebut sejak AS dan Israel memulai serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Menurut sumber tersebut, banyak yang begadang hingga larut malam dengan ponsel mereka berdering tanpa henti, melakukan panggilan untuk menanyakan status pengiriman yang telah dipesan.
Sedangkan para penyewa kapal dan pedagang minyak yang sedang menegosiasikan kargo terpaksa membatalkan kesepakatan secara tiba-tiba karena ketidakpastian seputar konflik yang sedang berlangsung, tambah mereka.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiongkok, importir minyak mentah dan gas terbesar di dunia, mendapatkan sekitar 30 persen pengiriman LNG-nya dari Timur Tengah. Kawasan ini juga merupakan pemasok energi utama bagi negara-negara seperti India, Jepang, dan Korea Selatan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!