Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem: BBMKG Peringatkan Kecepatan Angin hingga 40 Knot di Perairan Bali

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 07:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem: BBMKG Peringatkan Kecepatan Angin hingga 40 Knot di Perairan Bali Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Warga berjalan menerobos genangan air akibat hujan deras di Denpasar, Bali, Selasa (24/2/2026).

DENPASAR –Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menerbitkan peringatan dini potensi angin kencang di perairan utara dan selatan Bali yang diperkirakan hingga 40 knot pada 3–6 Maret 2026.

“Waspadai potensi angin kencang di perairan utara dan selatan Bali,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah III Ariantika di Denpasar, Bali, Selasa (03/3).

Berdasarkan analisis BBMKG Wilayah III, angin bergerak dari arah barat daya – barat laut di perairan utara dan selatan Bali dengan kecepatan setara hingga 74 kilometer per jam.

BBMKG juga menerbitkan peringatan dini tinggi gelombang laut hingga 4 meter yang berpeluang terjadi di perairan selatan Bali, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, serta di Selat Bali bagian selatan.

Sedangkan di Selat Lombok bagian utara dan perairan utara Bali diperkirakan ketinggian gelombang laut hingga 2,5 meter.

BBMKG Denpasar menjelaskan kondisi angin dan gelombang laut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Operator kapal feri diminta mewaspadai kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

Selanjutnya, operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Sedangkan pengguna perahu nelayan diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot atau sekitar 27 kilometer per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Sementara itu, cuaca ekstrem juga diprakirakan terjadi di Bali pada 2–8 Maret 2026.

Cuaca ekstrem itu disebabkan pola pertemuan massa udara atau konvergensi di sekitar wilayah Bali serta aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) pada fase IV atau Maritime Continent yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan.

Kemudian, bibit siklon 90S yang saat ini berada di perairan selatan Samudera Hindia barat daya Provinsi Banten menunjukkan pola pergerakan ke arah timur menuju perairan selatan Bali, yang berpotensi menyebabkan peningkatan curah hujan dan kecepatan angin.

Selain itu, gelombang ekuatorial Rossby dan Kelvin yang diprediksi akan melintasi wilayah Bali dalam beberapa hari mendatang juga memberi pengaruh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
Luar Negeri
Polandia Pulangkan Paksa 18...

Krisis Kemanusiaan Sudan Masuk Fase Paling Kritis

52 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Krisis Kemanusiaan Sudan Ma...
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji, Yaqut Cholil: Yang Benar akan Kelihatan

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.