EUDR dan ART Ditunda, Momentum Global Dongkrak Ekspor Kakao
📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSelain itu, peran pelaku artisan kakao juga dinilai strategis dalam meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk. Jumlah artisan kakao yang sebelumnya 31 perusahaan pada akhir 2023 kini telah meningkat menjadi lebih dari 50 unit usaha, yang berperan dalam grading dan pengembangan kakao premium.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO), Jeffrey Haribowo menyampaikan Indonesia akan menjadi tuan rumah The 9th Indonesia International Cocoa Conference (IICC) yang digelar pada 22–24 Juli 2026 di Yogyakarta sebagai wujud eksistensi Indonesia dalam ekosistem perkakaoan global.
Konferensi bertema “The Rise of Indonesian Cocoa: The Pearl of Asia for the World” tersebut diharapkan menjadi forum strategis bagi pelaku industri, pemangku kepentingan, serta mitra internasional guna memperkuat kolaborasi dan mendorong transformasi industri kakao nasional.
Pihaknya juga meyakini dengan sinergi kebijakan global yang kondusif, penguatan bahan baku, serta modernisasi industri, ekspor kakao olahan Indonesia akan semakin kompetitif, dan memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kakao.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (1)
25 Mar 2026, 13:52 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!