Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sambut 1 Muharram 1448 H, Ulama Serukan Hijrah Kebangsaan dan Persatuan Indonesia

📅 Selasa, 16 Jun 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sambut 1 Muharram 1448 H, Ulama Serukan Hijrah Kebangsaan dan Persatuan Indonesia Doc: Antara
Ket. Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam Bekasi KH Hambali memimpin doa bersama untuk keselamatan bangsa dan pawai 1.000 obor yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam di Desa Sukajadi Bekasi, Senin (15/6).

Jakarta - Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam Bekasi KH Hambali mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana hijrah kebangsaan dengan memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

"Momentum 1 Muharram bukan hanya mengingatkan kita untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mengajak seluruh anak bangsa untuk berhijrah menuju Indonesia yang semakin kuat, bersatu, dan maju," kata KH Hambali dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (15/6).

Pesan persatuan dan kesatuan umat itu disampaikan KH Hambali dalam kegiatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan pawai 1.000 obor yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam di Desa Sukajadi Bekasi, Senin (15/6) malam.

Menurut dia, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu yang beredar di ruang publik di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang berkembang.
Ia menilai penyebaran hoaks, fitnah, dan informasi yang bersifat provokatif dapat mengganggu harmoni sosial apabila tidak disikapi secara kritis dan bertanggung jawab.

"Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau narasi yang dapat memecah belah persaudaraan," ujarnya.

"Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan alasan untuk saling bermusuhan," sambungnya.

KH Hambali menegaskan bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga generasi muda.

"Kita harus yakini apa yang dilakukan para pemimpin negeri ini khususnya pemerintah adalah hal yang baik, jadi kita wajib mendukung berbagai upaya pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat," katanya.
Dia menambahkan, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik, karena kritik yang konstruktif merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

"Kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab tentu diperlukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat. Namun, penyebaran fitnah, hoaks, dan narasi kebencian yang dapat merusak persatuan bangsa harus ditolak bersama," ujarnya.

KH Hambali berharap semangat hijrah yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air.

Melalui doa bersama dan pawai 1.000 obor, lanjut dia, masyarakat diajak menyalakan cahaya harapan serta memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

"Semoga 1 Muharram menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme bersama. Dengan doa, kebersamaan, dan kerja kolektif seluruh elemen bangsa, kita yakin Indonesia akan semakin maju, damai, dan bermartabat," kata KH Hambali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Rupiah Rawan Tertekan - 29 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.