Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KA Siliwangi Jadi Primadona, Angkut 15 Ribu Lebih Penumpang Selama Long Weekend

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 20:09 WIB | Oleh:
KA Siliwangi Jadi Primadona, Angkut 15 Ribu Lebih Penumpang Selama Long Weekend Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Jumlah penumpang Kereta Api Siliwangi yang turun dan naik di Stasiun Cianjur, Jawa Barat, mengalami peningkatan selama libu panjang Tahun Baru Islam 1448 H.

CIANJUR, JAWA BARAT - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat sebanyak 15.825 pelanggan menggunakan KA Siliwangi selama libur panjang Tahun Baru Islam 1848 H yang berlangsung sejak tanggal 12 Juni hingga 16 Juni 2026.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo saat dihubungi, Rabu (17/6), mengatakan Stasiun Cianjur menjadi stasiun dengan jumlah keberangkatan tertinggi selama libur panjang, bahkan pada Rabu pagi tercatat sebanyak 6.431 pelanggan berangkat dari Stasiun Cianjur.

Stasiun Cipatat menempati posisi kedua dengan jumlah keberangkatan mencapai 3.918 pelanggan, tingginya okupansi KA Siliwangi menunjukkan peran penting transportasi berbasis rel dalam mendukung mobilitas masyarakat khususnya di wilayah Cianjur, Cipatat, hingga Sukabumi.

"Konektivitas yang diberikan KA Siliwangi ikut mendukung aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata di sepanjang lintas Cipatat-Cianjur-Sukabumi, dimana minat masyarakat untuk menggunakan jasa kereta api terus meningkat," katanya.

Ia menjelaskan, masyarakat lebih memilih menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi untuk berbagai keperluan mulai dari aktivitas sehari-hari bekerja atau perjalanan wisata bersama keluarga saat libur panjang.

"Kami akan terus berupaya menjaga kualitas pelayanan serta memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu," katanya.

Kuswardojo menegaskan KA Siliwangi menjadi salah satu moda transportasi andalan bagi masyarakat Kabupaten Cianjur dan sekitarnya, harapannya tren positif ini akan terus dipertahankan dengan memberikan pelayanan yang terbaik.

Sementara sejumlah pelanggan KA Siliwangi, berharap rute KA Siliwangi dapat ditambah sampai Bandung seperti beberapa tahun yang lalu guna memudahkan masyarakat mendapatkan transportasi murah tanpa macet, sehingga penggunaan kendaraan pribadi dapat berkurang.

"Kami sudah terbiasa menggunakan transportasi kereta api untuk pergi dan pulang kerja di Sukabumi, kami berharap ke depan rute-nya ditambah sampai ke Bandung, sehingga kami tidak perlu biaya besar dan macet ketika menggunakan transportasi lain," kata warga Cianjur Rohimah (38). Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.