Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Imbal Dagang RI–Filipina Tembus Rp6,29 Triliun, Ini Dampaknya

📅 Senin, 08 Jun 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imbal Dagang RI–Filipina Tembus Rp6,29 Triliun, Ini Dampaknya Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Aktivitas bongkar muat di terminal Petikemas Surabaya, Jawa Timur.

JAKARTA – Kesepakatan imbal dagang menjadi strategi yang semakin relevan di tengah dinamika perdagangan global dan keterbatasan devisa sejumlah negara.

Skema ini memungkinkan pertukaran barang atau komoditas tanpa bergantung sepenuhnya pada transaksi tunai, sehingga dapat memperluas akses pasar dan memperkuat hubungan ekonomi bilateral.

Bagi pelaku usaha, kesepakatan imbal dagang membuka peluang ekspor yang lebih besar sekaligus membantu menjaga keberlanjutan rantai pasok.

Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kesetaraan nilai tukar barang, transparansi mekanisme transaksi, serta kepastian regulasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara optimal oleh kedua pihak.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyaksikan penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) imbal dagang tripartit antara pelaku usaha Indonesia dan Filipina dengan potensi transaksi mencapai 350 juta dolar AS atau setara Rp6,29 triliun.

Budi menekankan imbal dagang sebagai langkah strategis untuk mengatasi fluktuasi nilai tukar yang menekan mata uang kedua negara. Melalui imbal dagang, menurut dia, Indonesia berupaya menjaga stabilitas perdagangan tanpa bergantung pada pembayaran tunai dalam dolar Amerika Serikat (AS).

"Skema imbal dagang yang terstruktur dengan baik dapat menjadi instrumen perdagangan di tengah ketidakpastian perdagangan global dan tekanan mata uang saat ini. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memberikan bimbingan regulasi serta fasilitasi perdagangan bagi pelaku usaha Indonesia," kata Budi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (8/6).

Menurut Budi, langkah itu juga menjadi instrumen efektif dalam menghemat cadangan devisa di tengah ketidakpastian pasar global.

Sebaiknya Anda baca juga:

Terdapat dua MoU imbal dagang tripartit, atau yang masing-masing melibatkan tiga pihak, dalam penandatanganan pada Senin ini. MoU pertama adalah perjanjian Asian Pyrochem Technologies dari Filipina bersama PT Trade Barter Indonesia dan Asosiasi Garment dan Tekstil Indonesia.

Ketiga pihak menyepakati pertukaran serat abaka mentah dengan produk tekstil jadi senilai 50 juta dolar AS per tahun. Sementara itu, MoU kedua adalah perjanjian Asian Pyrochem Technologies bersama PT Trade Barter Indonesia dan PT Krakatau Global Trading.

Ketiga pihak menyepakati pertukaran produk baja dengan bijih besi asal Filipina untuk memenuhi kebutuhan produksi Krakatau Steel senilai 300 juta dolar AS per tahun.

"Kedua proyek ini menunjukkan komitmen pelaku usaha Indonesia dan Filipina untuk menghadirkan solusi perdagangan yang inovatif dan saling menguntungkan. Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat rantai pasok industri dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang," ujar Budi.

Selain penandatanganan MoU, delegasi Filipina mengikuti penjajakan bisnis (business matching) dengan eksportir dan produsen unggulan Indonesia. Komoditas yang ditampilkan mencakup bahan bangunan dan sejumlah komoditas unggulan lainnya dari Indonesia dengan

prospek besar di pasar Filipina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pertahanan Laut Indonesia Diperkuat Kapal Garibaldi

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Pertahanan Laut Indonesia D...
Daerah
Perubahan Iklim Juga Melahi...
Nasional
KPK Geledah Sejumlah Ruanga...

Perundungan dan Kekerasan Anak Terus Diupayakan untuk Ditekan

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perundungan dan Kekerasan A...

Pelajar Ramaikan Festival Budaya di Nagan Raya

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelajar Ramaikan Festival B...

Tugas Berat di Pundak Kaur Bengkulu Harus Kejar 7.000 Peserta

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tugas Berat di Pundak Kaur ...
Daerah
Gairahkan Penumpang, Pelni ...
Olahraga
Winger Chelsea Alejandro Ga...

Pemprov DKI Bangun Kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Pemprov DKI Bangun Kembali ...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.