Euforia Padel di DKI Jakarta Tak Terbendung, Protes Warga Kian Deras
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 13:45 WIB | Oleh: SriyonoAdapun untuk lapangan padel yang ada di pemukiman warga dan sudah memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pramono memerintahkan jajarannya, seperti walikota dan camat, untuk dapat bernegosiasi dengan pemilik.
Pramono meminta agar lapangan padel berizin yang ada di pemukiman warga maksimal beroperasi hingga 20.00 WIB agar tak mengganggu masyarakat.
Selain itu, Pramono pun meminta lapangan padel berizin yang dibangun di tengah pemukiman warga wajib memasang peredam suara.
Pramono juga menegaskan lapangan padel yang tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan dihentian kegiatannya, dibongkar, dan dicabut izin usahanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk pembangunan lapangan padel yang baru, Pramono menegaskan pemilik harus mendapatkan persetujuan izin teknis awal dari Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta.
Pramono menyebut, hal ini dilakukan untuk menjadi acuan sehingga tidak serta-merta semua orang yang ingin bangun lapangan padel itu bisa membangun lapangan padel di Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!