Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Pacu Transformasi Peternakan Modern Sokong Pangan IKN

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Pacu Transformasi Peternakan Modern Sokong Pangan IKN Doc: Antara
Ket. Peternakan sapi yang dikelola kelompok ternak di Samboja, Kaltim.

SAMARINDA - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memacu transformasi sektor peternakan menjadi industri agribisnis modern untuk mengemban peran Kaltim sebagai penyangga utama kebutuhan pangan hewani bagi Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Untuk merealisasikan target tersebut, kami telah mengeksekusi berbagai program prioritas, mulai dari peningkatan populasi ternak, modernisasi teknologi, hingga pengawasan ketat terhadap keamanan pangan asal hewan,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur, Arif Murdiyanto, di Samarinda, kemarin.

Arif menegaskan bahwa pandangan publik yang masih menganggap peternakan sebagai pekerjaan tradisional ­harus segera diubah. Saat ini, peternakan di Bumi Etam telah diarahkan menjadi industri agribisnis modern bernilai ekonomi tinggi yang membuka peluang investasi sangat ­besar.

Sektor agribisnis masa kini sepenuhnya memanfaatkan integrasi teknologi hulu ke hilir untuk mendongkrak produktivitas secara optimal.

Penerapan teknologi tersebut meliputi inseminasi buatan (IB), perbaikan mutu genetik, formulasi pakan berkualitas, digitalisasi manajemen usaha, sistem biosekuriti yang ketat, hingga penggunaan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar.

“Melalui pendekatan ini, peternakan bukan lagi sekadar aktivitas memelihara ternak biasa. Sektor ini telah menjelma menjadi sebuah ekosistem industri yang menjanjikan keuntungan kompetitif bagi para pelaku usaha serta investor,” kata Arif.

Arif menambahkan, pihaknya tengah fokus pada pengembangan berbagai komoditas unggulan daerah. Komoditas tersebut meliputi sapi potong, kambing, ayam pedaging, ayam petelur, ayam buras, serta itik.

Seluruh komoditas ini menjadi fondasi utama pemerintah daerah untuk menyokong ketersediaan produk turunan yang berkualitas tinggi, seperti pasokan daging, telur, susu, hingga beragam produk olahan hewani lainnya.

“Berdasarkan data terkini, produksi daging lokal terbesar di Kaltim masih disumbang oleh pasokan ayam pedaging, sementara pemenuhan kebutuhan telur didominasi oleh peternak ayam petelur lokal,” jelasmy.

Kehadiran IKN di Kaltim dipandang sebagai peluang emas sekaligus tantangan besar bagi peternakan regional. Pertumbuhan populasi yang pesat dan masuknya jutaan warga baru di kawasan ibu kota baru dipastikan memicu lonjakan permintaan pangan secara drastis. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Mike Flanagan Mengaku Belum Menonton Clayface

54 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Mike Flanagan Mengaku Belum...
Luar Negeri
Trump Bentuk Pasukan Intele...
Luar Negeri
AS, Tiongkok, dan Russia Be...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.