Operasi Katarak Gratis di Kapuas Hulu Kembalikan Harapan Melalui Penglihatan
📅 Jumat, 05 Jun 2026, 16:30 WIB | Oleh: Henri pelupessyPUTUSSIBAU - Bagi sebagian warga di daerah terpencil, operasi katarak masih menjadi layanan kesehatan yang sulit dijangkau. Keterbatasan biaya, akses, hingga minimnya fasilitas kesehatan membuat banyak penderita harus bertahun-tahun hidup dengan penglihatan yang terus menurun.
Kondisi itulah yang mendorong PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melalui produk Tolak Angin kembali menggelar program operasi katarak gratis di Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, baru-baru ini.
Dalam kegiatan sosial tersebut, Sido Muncul bekerja sama dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Cabang Kalimantan Barat untuk membantu operasi 100 mata pasien dengan total bantuan senilai Rp150 juta.
Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, kepada Direktur RSUD dr. Achmad Diponegoro Putussibau, Paulus Miki, S.Farm.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Sudarso, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kapuas Hulu Triwati, serta Ketua PERDAMI Kalimantan Barat dr. Wisudawan Abdullah, Sp.M.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi Irwan Hidayat, operasi katarak bukan sekadar tindakan medis. Program ini merupakan upaya mengembalikan kualitas hidup masyarakat yang selama ini terganggu akibat kehilangan penglihatan.
"Kalau seseorang kehilangan penglihatan, maka 50 persen kualitas hidupnya ikut hilang. Karena itu kami terus berupaya membantu masyarakat melalui operasi katarak gratis," ujar Irwan.
Menurutnya, kemampuan melihat kembali tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memengaruhi kemandirian, produktivitas, hingga kehidupan sosial seseorang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, program operasi katarak gratis menjadi salah satu kegiatan sosial yang secara konsisten dijalankan perusahaan selama lebih dari satu dekade terakhir.
Lebih dari 58 Ribu
Irwan mengungkapkan, sejak memulai program operasi katarak gratis pada 2011, Sido Muncul bersama PERDAMI telah membantu lebih dari 58 ribu operasi mata di berbagai wilayah Indonesia.
Meski demikian, ia menilai kebutuhan layanan operasi katarak masih sangat besar, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses kesehatan.
"Kami bersyukur masih bisa terus berbakti melalui operasi katarak gratis. Tapi kami juga tahu masih begitu banyak masyarakat yang belum mendapatkan operasi. Karena itu kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan," katanya.
Ia berharap program tersebut dapat membantu mempercepat penanganan kasus kebutaan akibat katarak yang masih menjadi salah satu penyebab gangguan penglihatan terbesar di Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!