Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendiktisaintek Siap Kerahkan Kampus Tangani Sampah di Kota Bandung

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 17:35 WIB | Oleh:

Sebagai jawaban atas persoalan hulu, Pemkot Bandung meluncurkan program Gaslah (Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah).

Pemkot Bandung telah merekrut sebanyak 1.597 petugas Gaslah atau satu orang per RW untuk mengetuk pintu rumah warga, mengedukasi pemilahan, sekaligus mengangkut sampah organik. Setiap petugas ditargetkan mengumpulkan minimal 25 kilogram sampah organik per hari.

Program ini ditopang anggaran sekitar Rp24 miliar per tahun dan dipantau melalui dashboard digital real-time yang juga menjadi indikator kinerja camat dan lurah.

“Tanpa rekayasa sosial dan enforcement, tidak akan selesai. Hulu harus beres dulu,” ujar Wali Kota Farhan.

Pemkot Bandung juga mengintegrasikan Kang Pisman, Buruan Sae, dan Dapur Sehat Atasi Stunting dalam satu ekosistem sirkular.

Sampah organik diolah jadi kompos/maggot dimanfaatkan urban farming hasil panen untuk dapur warga sisa dapur kembali dikelola.

“Inilah sirkular Bandung Utama. Kita bangun budaya, bukan hanya teknologi,” kata dia.

Kunci keberhasilan, menurut Wali KotaFarhan, adalah menurunkan produksi sampah per orang. Saat ini, warga Bandung menghasilkan rata-rata 0,58 kg sampah per hari. Targetnya ditekan di bawah 0,4 kg.

“Kalau kesadaran tidak dibangun, teknologi apa pun nanti ambyar,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.