Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza

📅 Senin, 17 Agu 2026, 07:24 WIB | Oleh:
Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza Doc: Antara foto/Anadolu
Ket. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

BEIRUT - Mesir dan Amerika Serikat mendesak pihak-pihak yang bertikai di Jalur Gaza untuk memenuhi seluruh ketentuan perjanjian gencatan senjata demi menjaga stabilitas kawasan, kata kantor Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Minggu (16/8).

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden Sisi bertemu dengan Utusan Khusus AS Jared Kushner di Kota El-Alamein, Mesir. Turut hadir dalam pertemuan itu Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty dan Kepala Badan Intelijen Mesir Hassan Rashad.

"Penekanan diberikan pada perlunya semua pihak untuk memenuhi kewajiban mereka berdasarkan perjanjian penghentian perang di Jalur Gaza, yang dicapai dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh pada Oktober 2025," kata kantor tersebut dalam sebuah pernyataan usai pembicaraan.

Sisi juga menekankan pentingnya penyelesaian krisis di Timur Tengah serta penguatan keamanan regional dan internasional.

Sementara itu, Kushner menyampaikan salam dari Presiden AS Donald Trump kepada Sisi dan menegaskan pentingnya koordinasi antara Kairo dan Washington.

Kushner menambahkan bahwa Mesir tetap menjadi mitra utama AS di Timur Tengah.

Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas— melalui mediasi Mesir, Qatar, AS, dan Turkiye—sepakat untuk melaksanakan tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Trump. Keesokan harinya, gencatan senjata mulai berlaku di Gaza.

Sesuai dengan perjanjian tersebut, pasukan Israel mundur ke garis yang disebut sebagai "Garis Kuning", namun tetap mempertahankan kendali atas lebih dari 50 persen wilayah kantong Palestina itu.

Pada akhir Juli, Dewan Perdamaian mengumumkan kesediaan Hamas untuk menyetujui peta jalan pelaksanaan tahap-tahap selanjutnya dari perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza.

Rencana tersebut mencakup pengalihan kendali Jalur Gaza secara bertahap kepada Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG), serta pembentukan badan khusus untuk memantau pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh Hamas maupun Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Jangan Salah Datang! SIM Ke...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.