Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Legislator Dorong Revisi UU Pangan

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 19:20 WIB | Oleh:
Legislator Dorong Revisi UU Pangan Doc: RRI/Ryan Suryadi
Ket.

JAKARTA - Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet, mendorong penguatan regulasi melalui pembahasan Undang-Undang Pangan. Ini dilakukan untuk memperbesar kewenangan pemerintah dalam menguasai dan mengendalikan stok bahan pangan strategis di pasar.

Dorongan tersebut disampaikan usai peninjauan ke Gudang Bulog Sukamaju, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/2) menyusul kembali terjadinya lonjakan harga cabai menjelang hari besar keagamaan.

“Masalah ini selalu berulang, artinya solusi yang diberikan pemerintah belum menyentuh akar permasalahannya. Setiap menjelang Lebaran, harga selalu naik,” ujar Slamet.

Ia menilai pemerintah perlu memiliki posisi dominan dalam penguasaan stok agar dapat menjalankan fungsi stabilisasi harga secara efektif. Tanpa kendali stok, kata dia, mekanisme pasar sepenuhnya ditentukan oleh pihak yang menguasai barang.

“Ketika pemerintah memiliki share stok yang dominan di pasar, maka harga bisa dikendalikan. Tetapi karena sekarang tidak dominan, maka hukum pasar berlaku,” ucap dia.

Slamet menilai kebijakan operasi pasar selama hanya bersifat sementara dan belum menyelesaikan persoalan mendasar dalam tata niaga dan distribusi pangan. Karena itu, Komisi IV DPR RI akan menjadikan pengendalian stok pangan sebagai fokus pembahasan ke depan.

Hal ini dilakukan agar pemerintah tetap memberi ruang bagi swasta untuk berperan. Namun tetap memiliki kendali dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di pasar. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.