Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sawah Terendam Banjir, Pemkot Baubau Gerak Cepat Normalisasi Irigasi di Bungi

📅 Senin, 23 Feb 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Sawah Terendam Banjir, Pemkot Baubau Gerak Cepat Normalisasi Irigasi di Bungi Doc: Antara Foto
Ket. Wali Kota Baubau Yusran Fahim (kedua kanan) saat meninjau lokasi banjir di Baubau, Sulawesi Tenggara,

Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memprioritaskan perbaikan dan normalisasi saluran irigasi pascabanjir yang merendam lahan persawahan di Kelurahan Waliabuku dan Ngkari-Ngkari, Kecamatan Bungi, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wali Kota Baubau Yusran Fahim saat dihubungi di Kendari, Minggu, mengatakan bahwa penyebab utama meluapnya air ke persawahan warga adalah penyumbatan di titik hilir akibat tumpukan material sampah dan ranting kayu, serta pendangkalan saluran.

"Hasil tinjauan lapangan menunjukkan adanya tumpukan ranting dan sedimen yang menghambat laju air secara signifikan. Kami akan segera melakukan pembenahan, utamanya pembersihan dan pengerukan agar kejadian serupa tidak terulang," kata Yusran.

Berdasarkan data Balai Wilayah Sungai (BWS), kapasitas daya tampung irigasi di wilayah tersebut telah mengecil akibat tingginya kadar sedimen. Hal ini menyebabkan air cepat meluap ke lahan warga saat intensitas curah hujan tinggi.

Meskipun terendam, Yusran Fahim memastikan musibah banjir yang terjadi pada Sabtu (21/2) tersebut tidak menimbulkan kerugian signifikan bagi petani. Hal itu dikarenakan sebagian besar lahan baru memasuki masa tanam awal, sehingga risiko gagal panen relatif kecil.

"Usia tanam masih sangat muda, sehingga dampak kerusakannya minimal. Kami terus memantau kondisi di lapangan melalui Dinas Pertanian," ujarnya.

Dia juga menjelaskan bahwa terkait dengan ketahanan pangan saat ini masih dalam keadaan aman karena didorong oleh hasil panen beberapa bulan lalu yang cukup melimpah. Selain itu, harga gabah di tingkat petani saat ini terpantau stabil di angka Rp12 ribu per kilogram.

"Harga gabah saat ini sangat menguntungkan petani. Pemerintah akan terus berupaya menjaga stabilitas harga ini guna menjamin kesejahteraan para petani di Baubau," tambah Yusran Fahim..

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.