Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selat Makassar Donggala Dinyatakan Hilang

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dua Korban Kapal Tenggelam di Perairan Selat Makassar Donggala Dinyatakan Hilang Doc: Antara

Palu - Dua korban kapal tenggelam KLM Nur Ainun Balqis di perairan Selat Makassar wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah dinyatakan hilang setelah proses pencarian selama tujuh hari oleh tim SAR gabungan.

"Hari ke tujuh operasi SAR, korban belum ditemukan. Hingga Pukul 15.45 Wita tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat bermusyawarah kemudian bersepakat kegiatan pencarian dihentikan," kata Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Palu Muh Rizal di Palu, Minggu.

Ia mengemukakan setelah operasi SAR ditutup dilanjutkan dengan pemantauan, apabila ada tanda-tanda dari korban maka operasi SAR akan di buka kembali, lalu unsur SAR terlibat selanjutnya dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Tujuh hari pencarian menggunakan KN SAR Baladewa dibantu kapal nelayan bersama tim SAR gabungan, tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Operasi SAR hari terakhir dimulai Pukul 07.30 Wita, tim berangkat dari dermaga KN SAR Baladewa di Kota Palu dengan radius pencarian dipersempit sekitar 50 mil laut.

"Jarak antartrek pencarian 1 mil laut arah selatan dan barat, pada proses pencarian tim terkendala karena posisi tepat tenggelamnya KLM Nur Ainun Balqis tidak diketahui," ujarnya.

Ia menjelaskan tim SAR gabungan telah berusaha semaksimal melakukan pencarian dengan menyisir kawasan-kawasan dicurigai.

Adapun korban KLM Nur Ainun Balqis yang tenggelam berjumlah lima orang yakni Saharudin (47), Muh Alwi (32), Mukain (47) mereka ditemukan selamat oleh nelayan Donggala, sedangkan dua orang lainnya dinyatakan hilang atas nama Gus wan (47) dan Adam (20).

Dilaporkan, KLM Nur Ainun Balqis berlayar dari pelabuhan Nunukan, Kalimantan Utara menuju ke pelabuhan Orange Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada Kamis (12/2) sekitar Pukul 02.00 Wita.

"Di tengah perjalanan saat berada di Selat Makassar kapal dihantam ombak dan mengalami oleng hingga tenggelam, seluruh penumpang sekaligus awak kapal melompat ke kalut menyelamatkan diri," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.