Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Muara Tami Disulap Jadi Lumbung Pangan Masa Depan Papua

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 17:42 WIB | Oleh:
Muara Tami Disulap Jadi Lumbung Pangan Masa Depan Papua Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Jayapura
Ket. Wali Kota Jayapura menanam padi di lahan CSR Distrik Muara Tami menggunakan mesin tanam modern, Kamis (19/2).

JAYAPURA - Pemerintah Kota Jayapura resmi memulai langkah besar dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia melalui penanaman padi perdana di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) Distrik Muara Tami, Kamis (19/2).

Inisiatif yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Jayapura Abisai Rollo ini menandai realisasi Program Strategis Nasional (PSN) di atas lahan seluas 100 hektare yang tersebar di Koya Timur. Dengan memadukan teknologi mesin tanam modern dan kearifan lokal para petani, Muara Tami kini diproyeksikan tidak hanya menjadi penyokong kebutuhan pangan lokal, tetapi juga bertransformasi menjadi lumbung pangan mandiri yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat Papua.

"Hari ini kami bersama Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan penanaman padi di Distrik Muara Tami. Lahan yang disiapkan seluas 100 hektare dan saat ini sudah ditanam sekitar 25 hektare dan sisanya akan dilanjutkan oleh para petani," katanya.

Menurut Rollo, pihaknya akan berupaya agar lahan pertanian di Koya Timur dan Koya Barat dapat dikembangkan dan diperluas sehingga luas tanam padi bisa mencapai 500 hektare.

"Kami akan berkoordinasi dengan masyarakat pemilik lahan guna meningkatkan luas tanam," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya terus mendorong Distrik Muara Tami menjadi lumbung ketahanan pangan Kota Jayapura sehingga ke depan diharapkan para petani tidak hanya ditanam padi tetapi juga jagung di lahan yang tersedia.

Dia menambahkan, dalam kegiatan penanaman padi dilakukan dengan dua metode yakni menggunakan mesin tanam modern serta secara manual oleh para petani.

Lahan CSR di Kota Jayapura tahun ini seluas 100 hektare dan terbagi dalam dua lokasi yakni 85 hektare di Jalan Bendungan Tami, Kelurahan Koya Timur dan 15 hektare di Jalan Alpukat 1, Kelurahan Koya Timur.

Pada 2025 pemerintah pusat mengalokasikan sekitar 4.000 hektare lahan cetak sawah di Provinsi Papua dan Kota Jayapura mendapatkan jatah seluas 100 hektare yang seluruhnya berada di Distrik Muara Tami.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
500 Musisi Meriahkan Bandun...

Pemkot Kembali Gelar Bulan Belanja Bandung 2026

56 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Kembali Gelar Bulan ...
Daerah
Mahasiswa UB Asal Madagaska...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.