Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Targetkan Rekonstruksi 320 Titik Jalan Lingkungan

📅 Senin, 16 Feb 2026, 12:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Targetkan Rekonstruksi 320 Titik Jalan Lingkungan Doc: ANTARA
Ket. Petugas sedang melakukan perbaikan jalan rusak dengan menggunakan paving block,

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menargetkan rekonstruksi jalan lingkungan pada 320 titik yang tersebar di 13 kecamatan pada tahun 2026.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Setiawan di Tangerang, Senin (16/2), mengatakan kegiatan rekonstruksi dilakukan sesuai usulan masyarakat dan hasil survei yang dilakukan.

"Kita lakukan bertahap kegiatan rekonstruksi dalam menunjang aktivitas warga di lingkungan dan komitmen pemkot menyediakan kebutuhan dasar dalam bidang infrastruktur yang layak," kata Iwan.

Selain itu Dinas PUPR juga memproyeksikan pembangunan delapan ruas jalan kota untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mengurangi kemacetan di Kota Tangerang.

Beberapa ruas jalan kota baru yang akan dibangun pada tahun ini meliputi Jalan Saluran Pembuangan Semanan Green Lake arah DKI Jakarta, melanjutkan proyek yang sudah berjalan pada tahun sebelumnya, kemudian Jalan Pembuangan Semanan Poris Gondrong, dan Jalan Sisi Saluran Cisadane Barat Bayur.

Selain itu Jalan Sisi Saluran Cisadane Timur-Selatan, Jalan Sisi Saluran Cisadane Timur-Utara, Jalan Sisi Saluran Semanan Hasyim Ashari Cipondoh, Jalan Looping Tanah Gocap Karawaci, dan Jalan Akses Graha Raya-Raden Fatah via Puri Kartika Ciledug.

Adapun pekerjaan pembangunan ruas jalan tersebut dilakukan setelah bulan Ramadhan agar tidak mengganggu akses mobilitas masyarakat dan kelancaran pada masa mudik.

”Realisasi pembangunan ditargetkan pada awal bulan April agar tidak mengganggu akses mobilitas bagi aktivitas masyarakat di musim Lebaran Idul Fitri  mendatang,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasa meminta seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah, untuk mengatur personel secara efektif guna memastikan pemantauan kondisi kota berjalan selama 24 jam, terutama pada isu-isu strategis seperti infrastruktur jalan, banjir, persampahan, serta kondusifitas wilayah menjelang bulan Ramadhan.

“Atur personel dengan baik. Pastikan ada yang memonitor wilayah setiap saat. Kota ini harus terpantau 24 jam. Jika ada persoalan di lapangan, segera tindak lanjuti. Jangan menunda,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Percepat Penat...
Olahraga
Dengan Pemain Segudang, Kal...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.