Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Filipina Desak Tiongkok Redam Retorika

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Desak Tiongkok Redam Retorika Doc: AFP/RITCHIE B TONGO
Ket. Sejumlah warga dan tentara Filipina mengikuti upacara pengibaran bendera di Pulau Pag-asa beberapa waktu lalu. Pada Rabu (11/2) Kementerian Luar Negeri Filipina mendesak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila untuk bersikap konstruktif dalam pernyataannya di tengah meningkatnya perang kata-kata antara diplomat dan pejabat publik dari kedua negara.

MANILA – Kementerian Luar Negeri Filipina pada Rabu (11/2) mendesak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila untuk bersikap konstruktif dalam pernyataannya di tengah meningkatnya perang kata-kata antara diplomat dan pejabat publik dari kedua negara.

Rogelio Villanueva, juru bicara urusan maritim yang baru diangkat oleh Kementerian Luar Negeri Filipina mengatakan bahwa tanggapan harus disampaikan dengan cara yang tenang dan profesional.

“Kementerian luar negeri menghargai debat yang jujur ​​dan bersemangat dengan mitra asingnya mengenai isu-isu penting yang sesuai dengan tradisi demokrasi Filipina,” kata Villanueva.

Hingga berita ini ditulis pada Rabu malam, pihak Kedutaan Besar Tiongkok di Manila belum memberikan tanggapan.

Pernyataan Villanueva dilontarkan setelah Senat Filipina pada 9 Februari lalu menyetujui resolusi yang mengecam pernyataan yang dibuat oleh Kedutaan Besar Tiongkok di Manila, yang mengkritik para pejabat Filipina karena membela kedaulatan dan hak maritim negara tersebut di Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Kedutaan Besar Tiongkok menolak dan mengecam resolusi tersebut, menyebutnya sebagaisebuah aksi politik. “Resolusi Senat tersebut sebagai tidak lebih dari sekadar aksi politik," ucap juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Manila, Ji Lingpeng.

“Mereka hanya sedikit memahami cara kerja diplomasi, namun mereka berani merusak upaya untuk memperbaiki hubungan Tiongkok-Filipina dengan menyulut kebencian dan konfrontasi. Apa yang mereka lakukan adalah untuk kepentingan politik mereka sendiri. Perilaku seperti itu hanya mempermalukan diri mereka sendiri,” imbuh Ji.

Pada 10 Februari, Duta Besar Filipina untuk AS, Jose Manuel Romualdez, menggarisbawahi perlunya meredakan ketegangan antara Tiongkok dan Filipina, dengan mengatakan bahwa hubungan antara kedua negara tidak boleh hanya ditentukan oleh sengketa maritim.

Sebaiknya Anda baca juga:

Filipina dan Tiongkok telah terlibat dalam serangkaian konfrontasi maritim dalam beberapa tahun terakhir, di mana Filipina menuduh Tiongkok melakukan tindakan agresif di zona ekonomi eksklusifnya, termasuk manuver berbahaya, penembakan meriam air, dan campur tangan dalam misi pengiriman pasokan.

Sebaliknya, Tiongkok menuduh Filipina melanggar wilayah yang diklaimnya sebagai wilayahnya.

Persona Non Grata

Sementara itu sebuah kota kecil di Filipina yang berada di jantung sengketa LTS kembali menyatakan Duta Besar Tiongkok untuk Manila sebagai persona non grata, yang memicu reaksi keras dari Beijing dan menyeret Senat Filipina ke dalam perselisihan diplomatik terbaru.

Dewan kota Kalayaan, kota terpencil yang memiliki yurisdiksi atas Pulau Pag-asa (Thitu) yang dihuni warga sipil Filipina di Kepulauan Spratly, mengeluarkan resolusi pada tanggal 27 Januari lalu yang menyatakan Duta Besar Tiongkok untuk Filipina, Jing Quan, tidak diterima di kota itu.

Langkah pejabat Kalayaan yang menyatakan Dubes Tiongkok sebagai persona non grata menandai deklarasi kedua kalinya oleh kota tersebut sejak tahun 2023, ketika dewan kota menyatakan Dubes Tiongkok saat itu, Huang Xilian, sebagai persona non grata.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.