Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xi Jinping Kunjungi Korut

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Xi Jinping Kunjungi Korut Doc: AFP/Jung Yeon-je
Ket. Seorang perempuan melintas monitor televisi yang ada di sebuah stasiun kereta di Seoul yang sedang menayangkan berita pertemuan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un, pada 2019 lalu. Pada Senin (8/6), Presiden Xi melakukan kunjungan ke Korut untuk mempererat hubungan diplomasi dengan Pyongyang.

PYONGYANG  – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Senin (8/6) melakukan kunjungan langka ke Korea Utara (Korut), di mana ia menyatakan kesediaan untuk membawa hubungan ke level yang lebih tinggi selama pertemuan dengan Kim Jong-un.

Kunjungan Xi ke Pyongyang adalah kunjungan pertamanya sejak 2019 dan dilakukan setelah ia menjamu sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan pemimpin Russia, Vladimir Putin, di Beijing.

Menurut media pemerintah Tiongkok, Xi dan istrinya, Peng Liyuan, disambut hangat di bandara oleh Kim dalam upacara penyambutan mewah yang dilengkapi dengan penghormatan militer di karpet merah dan sorak sorai kerumunan. Sementara beberapa jalan di ibu kota juga menampilkan bendera Korut dan Tiongkok berdampingan.

Kim, yang negaranya secara historis bergantung pada Tiongkok, telah semakin dekat dengan Moskwa dalam beberapa tahun terakhir sambil memperluas program senjata nuklir negaranya. Dia memperkuat aliansi dengan Putin setelah mengirim pasukan untuk bertempur bersama pasukan Russia melawan Ukraina.

Namun, Tiongkok, saingan geopolitik utama Washington DC, telah menjadi mitra dagang utama Korut selama beberapa dekade dan sumber utama dukungan diplomatik dan ekonomi bagi negara yang terkena sanksi internasional itu.

Xi mengatakan kepada Kim selama pembicaraan pada Senin bahwa ia bersedia bekerja sama untuk membawa hubungan kedua negara ke level yang lebih tinggi, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita Xinhua.

“Kedua pihak harus memperkuat pertukaran dalam diplomasi, penegakan hukum, dan militer. Tidak peduli bagaimana situasi internasional berubah, persahabatan tradisional antara Tiongkok dan Korut tidak akan berubah," kata Xi.

Meskipun kedua negara dengan cepat menggembar-gemborkan persahabatan mereka, komitmen Korut terhadap program nuklirnya telah menjadi duri dalam hubungan tersebut. Beijing mengatakan ingin melihat Semenanjung Korea yang bebas nuklir, tetapi Korut berulang kali menegaskan pihaknya sebagai negara nuklir yang tidak dapat diubah, terutama setelah pertemuan puncak Kim dan Trump pada tahun 2019 gagal karena program senjata Pyongyang dan pencabutan sanksi.

Hubungan antara Tiongkok dan Korut menghadapi pukulan lebih lanjut tak lama kemudian, ketika Pyongyang menutup perbatasannya selama pandemi Covid-19.

Kunjungan Xi ini terjadi hanya beberapa pekan setelah ia mengadakan pembicaraan dengan Trump, di mana Gedung Putih mengatakan para pemimpin menegaskan tujuan bersama mereka untuk melucuti senjata nuklir Korut.

Namun, saudara perempuan pemimpin Kim Jong-un yang berpengaruh mengatakan pada malam kunjungan tersebut bahwa program senjata nuklir Korut adalah garis kebijakan pantang mundur.

Pengimbang

Xi terakhir kali bertemu Kim pada September ketika ia mengundang pemimpin Korut dan Putin ke parade militer di Beijing untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

Korut adalah satu-satunya negara yang memiliki aliansi militer resmi dan mengikat dengan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
BPBD DKI Jakarta Lakukan Op...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.