Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tol Disiapkan Jadi Runway Darurat, Kemenhan Tancap Gas Perkuat Kesiapsiagaan Nasional

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 16:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tol Disiapkan Jadi Runway Darurat, Kemenhan Tancap Gas Perkuat Kesiapsiagaan Nasional Doc: Antara
Ket. Pesawat tempur TNI Angkatan Udara yang melakukan uji coba pendaratan dan lepas landas di jalan tol trans Sumatera, Lampung, Rabu (11/2).

Bandarlampung - Kementerian Pertahanan menyiapkan peta jalan agar sejumlah ruas jalan tol dan jalan nasional di berbagai wilayah Indonesia dapat dirancang memenuhi spesifikasi teknis sebagai landasan darurat pesawat.

"Konsep ini penting untuk menjaga kesiapsiagaan pertahanan di wilayah kepulauan," kata Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Lampung, Rabu (11/2).

Menurutnya, dengan banyak titik alternatif pendaratan, operasional pesawat tempur tetap berjalan meski pangkalan utama terganggu.

"Kita ingin di setiap pulau besar memiliki banyak alternatif pangkalan. Kalau satu pangkalan diserang, masih ada opsi lain. Karena itu, beberapa ruas jalan tol ke depan akan kita desain agar bisa difungsikan sebagai runway," katanya.

Donny menambahkan pembangunan infrastruktur ke depan akan diselaraskan dengan kebutuhan pertahanan.

Kementerian Pertahanan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum serta pihak pengelola jalan tol agar spesifikasi teknis landasan darurat dapat terpenuhi.

"Ke depan, dalam pembangunan jalan tol, kami akan sesuaikan spesifikasinya agar memenuhi persyaratan sebagai runway. Ini bagian dari roadmap pertahanan nasional," kata Donny.

Ia juga mengapresiasi kemampuan penerbang TNI Angkatan Udara yang mampu mendaratkan pesawat tempur di ruas tol dengan lebar terbatas sebab pendaratan di jalan tol memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan di pangkalan udara.

"Lebar jalan tol hanya sekitar 24 meter, jauh lebih sempit dibanding runway bandara yang bisa mencapai 45 sampai 60 meter. Ini cukup riskan, tapi penerbang TNI AU sudah dilatih untuk kondisi sempit dan hasilnya aman," ujar Donny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

32 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.