Jadwal Lengkap Perayaan Imlek Jakarta 2026: Festival Bundaran HI hingga Kota Tua
📅 Rabu, 11 Feb 2026, 14:37 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Pemprov DKI Jakarta
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan rangkaian Perayaan Imlek Jakarta 2026 di sejumlah titik ikonik Ibu Kota sepanjang Februari hingga awal Maret. Agenda ini digelar untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam keberagaman sekaligus mendongkrak sektor pariwisata Jakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan perayaan Imlek menjadi simbol bahwa Jakarta adalah kota global yang inklusif dan terbuka terhadap seluruh budaya. Momentum ini juga dihadirkan sebagai ruang interaksi lintas komunitas di ruang-ruang publik strategis.
"Perayaan Imlek Jakarta 2026 kami rancang sebagai perayaan kebersamaan dalam keberagaman. Jakarta merupakan rumah bagi berbagai budaya yang hidup berdampingan," ujar Rano Karno saat konferensi pers di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (11/2).
Rano menjelaskan, rangkaian kegiatan akan tersebar di berbagai lokasi seperti Bundaran HI, Monas, Kota Tua, TMII hingga Blok M Hub. Konsepnya memadukan seni budaya tradisional Tionghoa dengan sentuhan modern berbasis teknologi visual.
"Kami menghadirkan berbagai kegiatan yang tersebar di ruang-ruang publik Jakarta. Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan suasana Imlek secara merata di berbagai kawasan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu agenda utama adalah Lomba Dekorasi Imlek yang digelar pada 12 - 17 Februari 2026 di sepanjang Jalan M.H. Thamrin-Sudirman. Kompetisi ini melibatkan peritel, pengelola gedung, serta pengelola kawasan untuk mempercantik koridor utama Ibu Kota.
Festival Imlek Jakarta akan berlangsung pada 13 - 17 Februari 2026 di Bundaran HI dengan menghadirkan instalasi cahaya, ornamen khas Imlek, serta pertunjukan seni budaya Tionghoa. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat keramaian yang dapat diakses masyarakat secara gratis.
"Bundaran HI akan menjadi pusat perayaan yang dapat dinikmati masyarakat secara terbuka. Kami ingin menghadirkan pengalaman Imlek yang inklusif di ruang publik," ujar Rano.
Sebaiknya Anda baca juga:
Simfoni Imlek Jakarta juga akan digelar pada 13 Februari 2026 di Bundaran HI dengan melibatkan lebih dari 50 alat musik tradisional Tionghoa serta tarian Selendang Dendang. Pertunjukan kolosal ini dirancang sebagai simbol harmoni budaya yang hidup di Jakarta.
"Simfoni Imlek menjadi simbol harmoni budaya yang hidup di Jakarta. Pertunjukan ini mencerminkan kolaborasi dan persatuan dalam keberagaman," katanya.
Festival Pecinan Jakarta akan berlangsung pada 15–17 Februari 2026 di Anjungan Provinsi DKI Jakarta, TMII, dengan suguhan barongsai, liong, hingga instalasi seni bertema sejarah peranakan Jakarta. Sementara itu, Harmoni Jakarta powered by Jakarta City Branding digelar di Blok M Hub pada tanggal yang sama dengan konsep seni Tionghoa bernuansa modern.
Menurut Rano, Blok M Hub dipilih untuk menjangkau generasi muda dan memperluas segmentasi audiens. Perayaan Imlek tahun ini sengaja dikemas lebih dinamis agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Pada 16 - 17 Februari 2026, Semarak Imlek Jakarta akan digelar di Monumen Nasional (Monas) dengan sajian video mapping dan instalasi seni berbasis teknologi. Di waktu bersamaan, Jakarta Light Festival - Chinese New Year Edition akan menerangi kawasan Kota Tua.
"Monas dan Kota Tua akan menjadi ruang ekspresi budaya berbasis teknologi. Kami ingin menghadirkan perayaan Imlek yang modern tanpa meninggalkan nilai budaya," jelasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!