Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Triathlon 2026 Digelar 13 September di Ancol, Cek Rute dan Kategori Lomba

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Jakarta Triathlon 2026 Digelar 13 September di Ancol, Cek Rute dan Kategori Lomba Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Federasi Triathlon Indonesia (FTI) DKI Jakarta akan menggelar Jakarta Triathlon 2026 pada 13 September mendatang. Ajang olahraga lintas cabang tersebut akan memanfaatkan sejumlah lokasi ikonik di kawasan Ancol, mulai dari perairan Teluk Jakarta, Pantai Karnaval, hingga lintasan Sirkuit Formula E.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Federasi Triathlon Indonesia (FTI) DKI Jakarta akan menggelar Jakarta Triathlon 2026 pada 13 September mendatang. Ajang olahraga lintas cabang tersebut akan memanfaatkan sejumlah lokasi ikonik di kawasan Ancol, mulai dari perairan Teluk Jakarta, Pantai Karnaval, hingga lintasan Sirkuit Formula E sebagai bagian dari rute perlombaan.

Race Director Jakarta Triathlon 2026, M. Zaky Izzat, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini mempertandingkan dua kategori utama, yakni Aquathlon yang menggabungkan renang dan lari, serta Triathlon yang terdiri atas renang, sepeda, dan lari. Rangkaian perlombaan dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda dengan memanfaatkan fasilitas olahraga dan kawasan wisata di Ancol.

"Kita akan renang di Pantai Karnaval. Untuk sepedanya, kita akan pakai jalan sepanjang menyisir pantai Ancol sampai ke depan Hotel Putri Duyung. Nanti mereka akan masuk finis, dan finisnya itu di sekitar sirkuit E-Prix," ujar Zaky saat konferensi pers di Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/).

Pada kategori Triathlon standar, peserta akan menempuh jarak renang sejauh 750 meter, bersepeda 20 kilometer, dan berlari sejauh lima kilometer. Sementara itu, kategori Aquathlon terdiri atas beberapa kelas, yakni Kids dengan renang 300 meter dan lari 2,5 kilometer, Youth dengan renang 500 meter dan lari 2,5 kilometer, serta Open, Master, dan Relay yang menempuh renang satu kilometer dan lari lima kilometer.

Zaky mengatakan kondisi infrastruktur di kawasan Ancol telah dipersiapkan secara optimal untuk mendukung jalannya perlombaan. Menurutnya, lintasan sepeda kini sudah memiliki kualitas aspal yang baik sehingga aman digunakan para atlet, sedangkan lintasan lari di Sirkuit Formula E akan memberikan pengalaman yang berbeda bagi peserta.

"Jalanannya kemarin saya ke sana sudah diaspal yang untuk sepeda, sudah rapi banget, sudah tidak ada bolong-bolong. Apalagi untuk lari nanti menarik sekali ya bisa di sirkuit Formula E, pengalaman yang unik pastinya," katanya.

Direktur Komersial PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rahmaniar, menjelaskan bahwa Sirkuit Formula E dipilih sebagai lokasi finis dan lintasan lari karena memiliki standar infrastruktur yang memadai. Selain kualitas trek yang sudah teruji, lokasinya juga berdekatan dengan Pantai Karnaval sehingga memudahkan transisi peserta dari renang menuju lintasan berikutnya.

Rahmaniar memastikan aktivitas kawasan wisata Ancol tetap berjalan selama perlombaan dengan penerapan rekayasa lalu lintas di sekitar area balapan. Ia juga menyebut akses menuju lokasi semakin mudah berkat keberadaan Stasiun JIS dan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Kalau ekspektasi pesertanya saja 750, ditambah keluarganya, sponsor, dan pembinaan lain, bayangan saya bisa mencapai 5.000 orang lebih yang masuk Ancol. Ini bagus untuk menggerakkan perekonomian di sekitar Ancol maupun yang di luar," tuturnya.

Pemprov DKI Jakarta juga menargetkan Jakarta Triathlon berkembang menjadi ajang bertaraf internasional dengan masuk ke kalender World Triathlon Championship Series. Ketua Subkelompok Olahraga Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Julio Yusuf, menyebut target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global melalui penyelenggaraan event olahraga internasional.

Ketua Federasi Triathlon Indonesia DKI Jakarta, Michelle Elizabeth Surjaputra, optimistis target tersebut dapat diwujudkan apabila arah pengembangan kompetisi ditentukan secara tepat. Menurutnya, Jakarta memiliki peluang untuk masuk ke kalender internasional, baik melalui ajang World Triathlon maupun kompetisi dunia lainnya yang sesuai dengan kapasitas dan karakter lintasan di Ancol.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Daerah
PLN Tancap Gas! Pemulihan L...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.