Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PM: Pers Tak Boleh Kalah dengan Algoritma dan AI

📅 Senin, 09 Feb 2026, 14:35 WIB | Oleh:
Menko PM: Pers Tak Boleh Kalah dengan Algoritma dan AI Doc: Youtube/PWIOfficial
Ket. Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar

JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan masa depan demokrasi bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pers. Di tengah dominasi algoritma dan kecerdasan buatan, ia menilai jurnalisme tetap harus dijaga oleh nurani manusia.

“Hari ini ketika setiap detik miliaran keputusan diambil oleh mesin, algoritma, dan sistem kecerdasan artifisial. Arah bangsa baik buruknya demokrasi tetap harus di tangan kualitas media dan pers,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin ini dalam sambutannya pada acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, di Serang, Banten, Senin (9/2).

Cak Imin menegaskan bahwa dunia saat ini bergerak sangat cepat dan dinavigasi oleh informasi, data, serta algoritma. Menurut dia, batas antara fakta dan rekayasa kian tipis, sehingga verifikasi menjadi kunci utama kerja jurnalistik.

Ia menilai, jurnalisme memiliki dampak yang tidak pernah netral. Menurut dia, pers berperan sebagai suluh peradaban, motor perubahan, dan kekuatan yang membuka kebingungan arah masyarakat.

“Karena itu kepentingan bangsa tidak akan pernah lepas dari bagaimana pers bekerja. Bagaimana pers menjaga nuraninya dan bagaimana pers memaknai tanggung jawab sejarahnya,” ucap dia.

Cak Imin mengingatkan pers tidak boleh kalah oleh algoritma. Ia mengatakan, teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) harus menjadi alat bantu, bukan pengganti nurani dan empati dalam kerja jurnalistik.

Ia menekankan, pers yang hanya mengandalkan kecepatan dan kecanggihan teknologi berisiko kehilangan makna. Tanpa etika dan verifikasi, jurnalisme dapat melahirkan informasi menyesatkan.

“Tanpa sentuhan manusia, jurnalisme berisiko kehilangan empati. Tanpa verifikasi dan etika ia hanya dapat melahirkan berita-berita halusinasi dan tanpa keberpihakan pada kebenaran,” kata Muhaimin.

Karena itu, ia menilai pers yang berorientasi pada nilai kemanusiaan menjadi kebutuhan utama. Masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi cepat, tetapi juga akurat, jujur, dan membawa arah kebaikan.

“Disinilah peran krusial pers yang human centered menjadi amatlah sangat penting. Rakyat tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat tetapi rakyat membutuhkan informasi akurat, jujur dan membawa arah kebaikan,” kata dia.

Cak Imin mengatakan, jurnalisme perlu terus ditegaskan agar tidak tersingkir oleh dominasi algoritma dan teknologi digital. Ia mengatakan, perkembangan kecerdasan buatan tidak boleh menggerus nilai jurnalistik maupun merusak keberlanjutan ekonomi media. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.