Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PIHPS Nasional: Harga Bawang Merah Rp46.900/Kg, Cabai Rawit Rp83.850/Kg

📅 Senin, 02 Mar 2026, 10:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
PIHPS Nasional: Harga Bawang Merah Rp46.900/Kg, Cabai Rawit Rp83.850/Kg Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Cabai rawit merah, cabai merah keriting dan komoditas pangan lainnya yang dijual pedagang di Pasar Minggu Jakarta.

JAKARTA – Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat hingga Senin (02/3), pukul 10.00 WIB, harga pangan komoditas bawang merah Rp46.900 per kilogram (kg), sedangkan cabai rawit merah Rp83.850 per kg.

Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, selain cabai rawit merah, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang putih di harga Rp41.700 per kg.

Selain itu beras kualitas bawah I di harga Rp14.600 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.800 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.580 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.800 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.000 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.600 per kg.

Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp43.400 per kg, cabai merah keriting Rp48.150 per kg, dan cabai rawit hijau Rp53.400 per kg.

Kemudian, daging ayam ras di harga Rp41.700 per kg, daging sapi kualitas I Rp141.100 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp133.900 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.650 per kg, gula pasir lokal Rp18.700 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp19.650 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp23.100 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp22.200 per liter.Selain itu, PIHPS juga mencatat harga komoditas telur ayam ras Rp33.400 per kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.