Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Museum SBY*ANI, SBY Dorong Generasi Strategis Pelajari Transformasi Ekonomi Indonesia

25 Senin, 23 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lewat Museum SBY*ANI, SBY Dorong Generasi Strategis Pelajari Transformasi Ekonomi Indonesia Lewat Museum SBY*ANI, SBY Dorong Generasi Strategis Pelajari Transformasi Ekonomi Indonesia Doc: Antara
Ket. Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhono (SBY) memberikan kuliah umum di kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (23/2).

Jakarta - Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhono (SBY) mengundang peserta didik Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) datang ke Museum dan Galeri SBY*ANI untuk mempelajari perkembangan perekonomian yang terjadi pada masa dirinya menjabat sebagai presiden.

"Pak gubernur kalau punya waktu diizinkan, saya punya museum di Pacitan, Presidential Museum. Pertama kali di Asia, silahkan dilihat," kata SBY saat memberikan kuliah umum di kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Senin (23/2).

SBY menjelaskan di museum itu banyak data valid dari dalam maupun lembaga luar negeri yang mencatat perkembangan perekonomian Indonesia sejak 2004 sampai 2014.

Presiden RI ke-6 ini menyebut pada 2004 Indonesia hanya mencatat pendapatan perkapita 1.200 dolar AS. Kemudian, pada 2014 naik menjadi 3.760 dolar atau naik 350 persen.

Meningkatnya pendapatan perkapita tersebut, kata SBY, menunjukkan adanya perubahan kebijakan dan langkah politik strategis yang berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian.

Menurut SBY, perubahan kebijakan harus dipikirkan dengan matang agar tepat sasaran dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

Dengan kebijakan yang tepat, dia yakin Indonesia akan keluar dari middle income trap (negara dengan status pendapatan menengah).

Dia juga meyakini kebijakan yang tepat akan membawa Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi ke angka 6 sampai 8 persen, seperti yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi kalau pak Prabowo kembalikan lagi grafiknya, kurvanya seperti ini kita akan keluar dari kategori pendapatan negara menengah yang belum keluar dari middle income trap," tutur SBY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.