Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Mengincar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal

📅 Minggu, 08 Feb 2026, 17:56 WIB | Oleh:
Indonesia Mengincar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal Doc: ist
Ket. futsal

JAKARTA – Saat ini euphoria pendukung timnas futsal benar-benar tengah di puncah, utamanya usai mampu membuat gentar Iran di final. Kita hanya kalah lewat adu penalti. Untuk itu, Pemerintah Indonesia membidik peluang menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028 setelah sukses menyelenggarakan Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta, 27 Januari-7 Februari. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan keberhasilan sebagai penyelenggara mendapat apresiasi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), termasuk laga final yang mempertemukan Indonesia dan Iran.

“AFC mengapresiasi, mereka sampaikan ini final terbaik yang mereka lihat, tak hanya secara kompetisi, tetapi juga dari awal kejuaraan ini berjalan. AFC sangat mengapresiasi penonton ramai semua, mereka sampaikan ini yang terbaik,” kata Erick dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu. Erick mengatakan apresiasi tersebut menjadi modal bagi Indonesia untuk kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah ajang futsal tingkat dunia.

Pemerintah, kata dia, membuka peluang untuk mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal. “Kami dari pemerintah melihat peluang itu. Jika memungkinkan, kami ingin mencoba mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah kejuaraan dunia futsal,” ujarnya.

Namun, Erick mengakui terdapat tantangan dalam pencalonan tersebut karena penyelenggaraan Piala Dunia Futsal berpotensi kembali digelar di kawasan Asia. Menurut dia, hal tersebut memerlukan komunikasi lebih lanjut dengan FIFA. “Isunya 2028. Jika Indonesia menjadi tuan rumah, berarti Asia dua kali berturut-turut. Ini tentu perlu pembahasan dengan FIFA,” katanya.

Pada final Piala Asia Futsal 2026, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti dengan skor 4-5 setelah kedua tim bermain imbang 5-5 hingga babak perpanjangan waktu. Meski gagal meraih gelar juara, posisi runner-up menjadi pencapaian terbaik Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan di Piala Asia Futsal.

Pelatih: Tetaplah Rendah Hati

Sementara itu, Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto bergurau dengan menyebut Indonesia didukung seluruh dunia saat memainkan final Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran, Sabtu. Pada laga yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, tersebut, Indonesia takluk 4-5 dalam adu penalti setelah imbang 5-5 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu.

"Menurut saya, pada hari ini hanya satu negara yang ingin Iran menang. Di seluruh dunia, banyak yang mendukung Indonesia,” ujar Souto dalam jumpa pers setelah pertandingan. Meski timnya tampil impresif hingga partai puncak, pelatih asal Spanyol itu menegaskan pentingnya sikap rendah hati dalam menyikapi pencapaian tersebut.

Ia menilai keberhasilan melaju ke final bukan jaminan terulang dalam turnamen berikutnya. “Kita harus tetap membumi. Jika turnamen ini diulang dalam dua pekan, mungkin kita tidak sampai ke final,” katanya.

Souto menambahkan Indonesia harus meningkatkan persiapan menghadapi persaingan ketat di Asia, mengingat masih banyak tim kuat di kawasan ini. Souto juga menyoroti perlunya pembenahan level akar rumput, khususnya fasilitas latihan.

Ia menilai kualitas permukaan lapangan yang digunakan para pemain di dalam negeri belum memadai untuk mendukung permainan  tempo tinggi. “Lapangan di level akar rumput belum cukup baik. Kami perlu investasi fasilitas agar pemain bisa berkembang dan bermain pada kecepatan seperti di parquet,” ujarnya.

Menurut Souto, peningkatan infrastruktur menjadi salah satu kunci agar futsal Indonesia bersaing secara konsisten di level tertinggi Asia pada masa mendatang. Souto tidak muluk-muluk mengenai target berikutnya, yakni menembus final Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.

"Mengenai target selanjutnya...sebagaimana yang selalu terjadi. Datang ke pemusatan latihan, bersiap sebaik mungkin, bersaing," ucap pelatih asal Spanyol itu. "Mungkin dapat saya katakan, terkadang kami sukses, terkadang kami belum sukses," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Buruan War Tiket Kereta Api, Ada Potongan 30 Persen

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Buruan War Tiket Kereta Api...
Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...
Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...
Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.