Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Artileri Korea Utara Hujani Tembakan ke Perbatasan Ukraina

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Artileri Korea Utara Hujani Tembakan ke Perbatasan Ukraina Doc: Istimewa
Ket. Intelijen Ukraina mencatat salah satu tujuan utama partisipasi militer Korea dalam perang melawan Ukraina adalah untuk menguasai teknologi tanpa awak dan mendapatkan pengalaman dalam operasi tempur modern.

KIEV - Russia dilaporkan tah melibatkan militer Democratic People's Republic of Korea (DPRK) dalam serangan artileri dan roket di wilayah perbatasan Ukraina.

Dari Defence Blog, Badan Intelijen Pertahanan Ukraina (Defence Intelligence of Ukraine/DIU) melaporkan hal ini.

Per Januari 2026, kontingen pasukan Korea Utara ditempatkan di wilayah Kursk, Rusia.

Dari wilayah ini, mereka secara rutin melakukan serangan terhadap komunitas perbatasan Ukraina.

Di bawah komando Russia, tentara Korea Utara, khususnya, menembakkan artileri laras panjang dan sistem roket peluncuran ganda (MLRS).

Selain itu, mereka melakukan pengintaian udara dan artileri serta menyesuaikan tembakan MLRS.

Para pejabat intelijen Ukraina mencatat bahwa salah satu tujuan utama partisipasi militer Korea dalam perang melawan Ukraina adalah untuk menguasai teknologi tanpa awak dan mendapatkan pengalaman dalam operasi tempur modern.

“Berdasarkan kesepakatan antara Moskow dan Pyongyang, rotasi personel militer yang ditempatkan di wilayah Kursk dilakukan secara teratur,” lapor DIU.

Sepanjang periode partisipasi Korea Utara dalam perang melawan Ukraina, sekitar 3.000 tentara telah kembali ke tanah air mereka.

Sebagian besar dari mereka telah menjadi instruktur militer, yang bertugas untuk menyampaikan pengalaman peperangan modern kepada pasukan Korea Utara lainnya.

Korea Utara mengirim lebih dari 10.000 tentara ke Rusia pada tahun 2024, sebagian besar ke wilayah Kursk. Amunisi artileri, rudal , dan sistem jarak jauh dikirim bersama pasukan tersebut. Pyongyang secara resmi mengakui partisipasi pasukannya dalam perang tersebut baru pada April 2025.

Pada November lalu, sumber intelijen Korea Selatan melaporkan bahwa 5.000 tentara Korea Utara lainnya telah dikirim ke Rusia sejak awal musim gugur 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Cincinnati Open 2026: Janic...
Olahraga
Swiatek Hadapi Ujian Berat ...

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Daerah
Tim SAR Lakukan Penyisiran ...

Tenun Goyor Hadapi Tantangan Regenerasi Penenun

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Olahraga
Manchester United Bidik Joa...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.