Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ambisi Menkeu Purbaya! Targetkan Ekonomi RI Tembus 6 Persen, Lampaui Angka di APBN

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 02:00 WIB | Oleh:
Ambisi Menkeu Purbaya! Targetkan Ekonomi RI Tembus 6 Persen, Lampaui Angka di APBN Doc: ANTARA/Fathur Rochman
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/2).

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimismenya terhadap akselerasi perekonomian nasional dengan membidik target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen pada tahun 2026.

Angka ini melampaui asumsi dasar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dipatok sebesar 5,4 persen. Keyakinan tersebut didasari oleh tren perbaikan ekonomi yang menguat secara signifikan pada pengujung 2025, di mana kuartal IV mencatatkan angka pertumbuhan 5,39 persen secara tahunan (year-on-year), sebuah pencapaian tertinggi sejak berakhirnya masa pandemi

"Saya pikir triwulan pertama tahun ini tren pertumbuhan yang kemarin akan terus berlangsung dan nanti akan semakin cepat di triwulan triwulan berikutnya. Kita coba walaupun di APBN 5,4 persen ya. Kita coba dorong ke arah 6 persen kalau bisa untuk tahun 2026," kata Purbaya di Kompleks Istana, Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Purbaya menilai kinerja pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 menunjukkan perbaikan yang cukup jelas dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan pada triwulan tersebut berada di kisaran 5,39 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), meskipun masih berada di bawah target yang dipatok yakni di atas 5,5 persen.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2025 sudah berada pada level yang relatif baik dan menandai pembalikan arah ekonomi ke jalur perbaikan.

"Pada dasarnya sudah lumayan lah. Kita lihat arah perbalikan ekonomi yang clear," kata dia.

Untuk mencapai target pertumbuhan 6 persen pada 2026, Purbaya menuturkan pemerintah akan memastikan ketersediaan likuiditas di pasar tetap terjaga agar perbankan dapat berfungsi dengan baik dan dunia usaha tidak mengalami kesulitan dalam mengakses pembiayaan.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga akan mendorong kegiatan fiskal melalui realisasi belanja negara yang tepat waktu, terutama pada awal tahun.

Upaya lain yang dilakukan meliputi perbaikan iklim investasi serta penguatan sinergi antara kebijakan fiskal, sektor swasta, dan kebijakan moneter agar seluruh instrumen ekonomi dapat berjalan secara optimal.

"Dan kelihatannya sih bisa berjalan. Karena kita lihat triwulan keempat kemarin kan, walaupun tidak optimal, jelas kan kelihatan kita bisa membalik arah ekonomi. Itu prestasi yang luar biasa," pungkasnya.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,11 persen (yoy) sepanjang 2025. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 mencapai 5,39 persen (yoy), yang menjadi capaian tertinggi sejak pandemi COVID-19.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.