SPPG Harus Bersikap Profesional dan Bertanggung Jawab
📅 Kamis, 05 Feb 2026, 22:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Gorontalo - Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie meminta seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk bersikap profesional dan bertanggung jawab.
Idah selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Gorontalo meminta seluruh pengelola SPPG agar bekerja profesional dan bertanggung jawab.
“Ini peringatan buat semua SPPG, agar berkomitmen tinggi untuk bekerja profesional dan bertanggung jawab terhadap pelayanan dan penyajian makanan kepada penerima Program MBG. Badan Gizi Nasional (BGN) akan menghentikan operasional SPPG apabila tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP)," katanya di Gorontalo, Kamis.
Kepala SPPG Desa Tihu Kecamatan Bone Pantai, Bone Bolango Alwin Karim memberikan penjelasan terkait dengan pernyataan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 9 Bone Pantai Nur Ikhlas Muhamad tentang menu MBG yang diterima para siswa di sekolahnya.
Pernyataan kepala sekolah yang disampaikan kepada anggota DPRD Provinsi Gorontalo Femmy Udoki saat reses di wilayah Bone Pesisir tersebut menyoroti menu makanan yang dikeluhkan para siswa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Alwin mengatakan tidak ditemukan menu makanan seperti yang disampaikan oleh kepala sekolah itu.
“Dugaan makanan yang diterima siswa hanya berisi tulang tidak ditemukan saat dilakukan pengecekan di lapangan," katanya.
Ia mengatakan kunjungan anggota DPRD Provinsi Gorontalo ke SPPG saat itu hanya mempertanyakan mekanisme produksi sampai pengantaran. Namun, tidak menyinggung menu yang didistribusikan pada saat itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (2)
01 Apr 2026, 09:22 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas01 Apr 2026, 09:22 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!