Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Tanaman Pangan Cianjur Antisipasi Gagal Panen akibat Cuaca Ekstrem

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Dinas Tanaman Pangan Cianjur Antisipasi Gagal Panen akibat Cuaca Ekstrem Doc: antara foto
Ket. Dinas Tanaman Holtikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Cianjur.

CIANJUR - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), melakukan berbagai upaya antisipasi guna mencegah gagal panen menimpa para petani akibat cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas TPHPKP Cianjur Dandan Hendrayana di Cianjur, Rabu (4/2), mengatakan langkah tersebut sejalan dengan imbauan Menteri Pertanian agar pemerintah daerah memperkuat upaya pencegahan, pendampingan, serta penguatan kapasitas petani.

"Salah satu upaya yang dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan agar petani ikut serta mencegah dampak banjir yang lebih luas karena cuaca ekstrem, termasuk memperbaiki dan menormalisasi saluran irigasi agar tidak terjadi sumbatan," katanya.

Sehingga sejak jauh hari, pihaknya menjalin koordinasi dengan Komisi Irigasi dan Mitra Cai untuk menormalisasi saluran irigasi khususnya di daerah yang berpotensi mengalami banjir cukup besar akibat cuaca ekstrem.
 
Perubahan iklim tutur dia, menjadi faktor utama yang berpotensi mempengaruhi sektor pertanian terutama melalui ancaman banjir akibat tingginya curah hujan, dimana curah hujan yang turun sejak satu bulan terakhir di atas normal. 

Sehingga hal tersebut berpotensi memicu terjadinya bencana alam seperti banjir, longsor dan pergerakan tanah, dimana wilayah dengan hamparan sawah luas dan jaringan irigasi besar seperti Karangtengah, Sukaluyu, Bojongpicung, Ciranjang, Cibeber, dan Cilaku. 

"Koordinasi antara penyuluh pertanian, Mitra Cai, dan Komisi Irigasi akan lebih diintensifkan di wilayah tersebut, termasuk jadwal tanam harus mengikuti tata guna lahan dan kalender tanam yang telah ditetapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR)," katanya. 

Para petani diminta membiasakan diri untuk membersihkan jalur pematang sawah, terutama yang berdekatan dengan saluran pembawa agar tidak terjadi penyempitan jalur dan saluran tersumbat membuat air meluap.

Pihaknya juga terus menjalin koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dan melakukan penanganan cepat ketika terjadi potensi luapan air yang tinggi mengenangi lahan pertanian sehingga beresiko gagal panen. 

"Kami menjalin koordinasi dengan UPTD pengelola irigasi di Ciranjang, sedangkan wilayah Karangtengah dan sekitarnya berkoordinasi dengan UPTD pengairan Cianjur Kota, termasuk dengan rutin menggelar rapat koordinasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Edukasi untuk siswa SLB

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Edukasi untuk siswa SLB
MILITER

TNI AD Tertibkan Rumah Dinas

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
TNI AD Tertibkan Rumah Dinas

Kemeriahan Galuh Ethnic Carnival di Ciamis

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Galuh Ethnic Car...

Raker Komisi II DPR Bahas RKA/RKP

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Raker Komisi II DPR Bahas R...

XLSMART Bravo 500 Summit 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
XLSMART Bravo 500 Summit 2026
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

Digitalisasi Masif! Kota Cirebon Kuasai Transaksi QRIS di Kawasan Ciayumajakuning

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.