Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPMB Tahap Dua, Sekda Bali Minta Siswa Pilih SMA yang Sepi

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 06:58 WIB | Oleh:
SPMB Tahap Dua, Sekda Bali Minta Siswa Pilih SMA yang Sepi Doc: antara foto
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra

DENPASAR - Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra meminta siswa lulusan SMP yang belum lolos tahap pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar memilih SMA/SMK negeri yang masih sepi dan banyak ketersediaan kursinya di tahap kedua.

“Kan baru seleksi tahap pertama, sekarang kan ada tahap kedua, para siswa atau orang tua sekarang juga bisa melihat di sekolah ini masih kosong, maka bisa mendorong anaknya daftar di situ,” kata dia di Denpasar, Rabu (1/7).

Sekda Bali mengingatkan bahwa SMPB 2026 tidak berhenti di tahap seleksi kemampuan akademik, masih terdapat seleksi domisili sehingga masih ada ruang bagi calon siswa bersekolah di sekolah negeri.

Pada seleksi kemampuan akademik sendiri, Pemprov Bali mencatat masih terdapat 11 SMA negeri yang tingkat keterisian peserta didiknya belum mencapai 40 persen dari total daya tampung.

Hasil seleksi kemampuan akademik atau melalui jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi ini menunjukkan sejumlah sekolah masih memiliki kuota cukup besar untuk diperebutkan pada seleksi domisili.

Rinciannya seperti SMA Negeri 2 Gerokgak dengan daya tampung 163 siswa, baru terisi 65 siswa, kemudian SMA Negeri 1 Penebel, SMAN Satu Atap Nusa Penida, SMA Negeri 1 Banjarangkan, SMA Negeri 1 Kintamani, SMA Negeri 1 Baturiti, SMA Negeri 1 Petang, SMA Negeri 3 Mengwi, SMA Negeri 1 Sukasada, SMA Negeri 1 Kerambitan, dan terakhir SMA Negeri 1 Marga yang baru menerima enam siswa dari total daya tampung 280 siswa.

“Yang tidak lulus di sini (seleksi kemampuan akademik) kan dipersilakan mendaftar melalui jalur domisili, kan sudah dibuka juga pendaftarannya, ini juga transparan karena pasti GPS yang akan menentukan, kita buat sistem ini setransparan mungkin dan kemudian akuntabel masyarakat bisa melihat,” ujar Dewa Indra.

Pemprov Bali mengajak calon siswa dan orang tua tidak hanya fokus pada sekolah favorit, sebab semua SMA/SMK negeri di Bali tentu terus berkompetisi untuk meningkatkan kualitasnya.

Tenaga pendidik akan terus mendorong siswa di sekolah-sekolah tersebut agar berprestasi, sehingga siswa yang diterima juga kapasitas akademiknya harus sesuai.

Pada seleksi tahap pertama, sebanyak 12.311 calon murid dinyatakan lolos di jenjang SMA dari total 20.961 pendaftar, dan sebanyak 15.828 calon murid dinyatakan lolos jenjang SMK dari 22.719 pendaftar.

Sekda Dewa Indra memastikan mereka yang lolos seleksi kemampuan akademik sudah sesuai sebab perangkingan digelar secara terbuka dan transparan.

“Jadi siapa yang nilainya masuk ranking di sekolah tersebut maka itu diterima, tidak akan terjadi orang yang nilainya di bawah tiba-tiba posisinya di atas, sistem ini berusaha untuk membuat seleksi transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.