Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atalia Praratya Gusar dengan Lagu 'Lalaki Langit' Ciptaan Bupati Purwakarta: Merendahkan Perempuan!

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atalia Praratya Gusar dengan Lagu 'Lalaki Langit' Ciptaan Bupati Purwakarta: Merendahkan Perempuan! Doc: ANTARA
Ket. Anggota DPR RI, Atalia Praratya.

PURWAKARTA - Anggota DPR RI Komisi VIII Atalia Praratya menilai Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein telah merendahkan kaum perempuan melalui lagu dengan Bahasa Sunda yang berjudul "Lalaki Langit, Lalanang Bejat".

"Hari ini kita mati-matian melawan budaya patriarki yang merendahkan perempuan. Namun mengapa justru narasi yang sangat patriarkal lahir dari karya seorang kepala daerah?," kata Atalia melalui unggahan akun Instagramnya @ataliapr, Rabu (1/7).

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Atalia Praratya mengunggah lagu ciptaan Binzein berjudul "Lalaki Langit, Lalanang Bejat" pada 19 Januari 2026.

Ia menilai lagu tersebut bukanlah karya, namun mencerminkan pola pikir yang cenderung merusak.

Atalia mempertanyakan lagu tersebut apakah karya atau bukan karena liriknya bisa dimaknai merendahkan perempuan.

"Jujur saya tidak habis pikir, se-positif apapun saya memaknai lagu ini. Saya tidak menemukan sedikit pun ruang untuk menganggap lirik ini sebagai bentuk penghormatan kepada perempuan," ungkapnya.

Atalia menyampaikan tak habis pikir, dari sekian banyak pilihan kata dalam Bahasa Sunda yang indah dan dari begitu banyak pesan yang bisa mengangkat nilai kehidupan, mengapa justru narasi seperti merendah perempuan yang dipilih?

"Sebodoh apapun saya memahami Budaya Sunda, saya tahu bahwa Budaya Sunda dibangun di atas nilai silih asih, silih asah, silih asuh, silih wawangi. Saya percaya, Budaya Sunda tidak pernah mengajarkan kita untuk menertawakan beban biologis seorang perempuan," katanya.

Berikut ini lirik lagu bahasa Sunda ciptaan Bupati Purwakarta yang dinilai Atalia merendahkan kaum perempuan:

Nuhun Gusti Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Cacak mun jadi awewe
Es-Em-Pe Kelas Tilu Tos karuron tujuh kali
Nuhun Gusti Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu meuli kutang
Itu busana leuwih gede batan susu
Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kurng jadi lalaki
Teu kudu ngaprak-ngaprak apotek
Alatan telat bulan
Nuhun Gusti
Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki
Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata
Sakalina ngiceup hese beunta

(Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Andai saja jadi perempuan
SMP kelas tiga sudah keguguran tujuh kali
Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Tidak usah membeli bra, yang busanya lebih besar daripada payudara Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Tidak usah keluyuran mencari apotek, karena telat datang bulan
Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki
Tidak usah melukis alis dan bulu mata yang sekali berkedip susah melek
Lelaki langit, Lelaki bejat)

Sementara saat dikonfirmasi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengaku lagu tersebut diciptakan bukan untuk menyudutkan atau menyinggung kelompok tertentu, khususnya kaum perempuan.

Ia mengungkapkan karya berbentuk puisi dan lagu itu sudah ditulis sejak beberapa tahun silam sebagai cerminan pribadi.

"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Tuding Tiongkok Ingin...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Megapolitan
Polresta Bogor Buka Ruang K...
Nasional
UI Percepat Transformasi da...

Belum Membaik, Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Belum Membaik, Kualitas Uda...
Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tielemans di Menit 120 ke Gawang Senegal Bawa Belgia Lolos ke 16 Besar

Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Gol Tielemans di Menit 120 ke Gawang Senegal Bawa Belgia Lolos ke 16 Besar

02 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.