Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Terus Lakukan Water Bombing untuk Jinakkan Kebakaran TPA Jatiwaringin.

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 11:31 WIB | Oleh:
BNPB Terus Lakukan Water Bombing untuk Jinakkan Kebakaran TPA Jatiwaringin. Doc: Antara Foto
Ket. Armada helikopter water bombing jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mulai memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, melalui pelepasan bom air ke beberapa titik api pada Rabu (1/7).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mengandalkan operasi penyiraman air dari udara menggunakan helikopter pengebom air (water bombing) untuk memadamkan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Kamis, mengatakan operasi udara tersebut diperkuat karena kobaran api di tumpukan sampah belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.

"Hingga Rabu (1/7) sore api masih belum berhasil dipadamkan dan teridentifikasi muncul dua titik api baru di sisi utara TPA. Kondisi ini membutuhkan penanganan terpadu, termasuk penguatan operasi udara," katanya.

Abdul menjelaskan pengerahan armada udara menjadi andalan, sekaligus menggenapi upaya penyiraman darat karena potensi perluasan kebakaran masih sangat tinggi akibat material sampah yang mudah terbakar serta embusan angin.

Guna mengoptimalkan pemadaman tersebut, BNPB telah menyiagakan dua helikopter water bombing yang diterbangkan langsung dari pangkalan udara di Bandara Pondok Cabe.

Satu helikopter dilaporkan telah berhasil melaksanakan satu sorti operasi pengeboman air pada Rabu sore kemarin, sedangkan satu armada tambahan lainnya saat ini sudah selesai dimobilisasi dan siap beroperasi penuh.

Kedua helikopter dijadwalkan kembali melakukan penyiraman secara masif sepanjang hari Kamis ini dengan fokus target pada area sebaran api baru guna mendukung percepatan proses pembasahan dan pendinginan lahan.

Berdasarkan data terkini BNPB diketahui kebakaran yang melanda sejak Selasa (30/6) siang itu tercatat telah menghanguskan area seluas tujuh hektare dari total keseluruhan luas lahan TPA Jatiwaringin yang mencapai 33 hektare.

Menurut Abdul, dampak kepulan asap tebal dari kebakaran ini juga memicu masalah sosial, dimana jumlah warga terdampak yang terpaksa mengungsi bertambah hingga mencapai 50 jiwa. Pengungsian disiapkan terpusat di Balai Desa Tanjakan Mekar.

Dengan begitu, kata dia, BNPB memastikan kebutuhan logistik dasar bagi puluhan warga di posko pengungsian tersebut sejauh ini masih dapat dipenuhi dengan baik oleh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Daerah
BNPB Salurkan 62.000 Liter ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.