Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bogor Ajak Bekasi, DKI Jakarta, dan Depok sebagai Daerah Hilir Turut Jaga Hulu Sungai Ciliwung

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 15:25 WIB | Oleh:
Bupati Bogor Ajak Bekasi, DKI Jakarta, dan Depok sebagai Daerah Hilir Turut Jaga Hulu Sungai Ciliwung Doc: antara foto
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto

KABUPATEN BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak pemerintah daerah di wilayah hilir Sungai Ciliwung untuk ikut berperan aktif menjaga kawasan hulu sungai yang berada di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar).

Rudy mengatakan Sungai Ciliwung mengalir lintas wilayah, mulai dari kawasan hulu di Puncak hingga ke wilayah Depok, Bekasi, dan DKI Jakarta, sehingga upaya pelestarian tidak bisa hanya dibebankan kepada satu daerah.

“Hulu Sungai Ciliwung memang berada di Kabupaten Bogor, tetapi manfaatnya dirasakan oleh banyak wilayah. Karena itu, menjaga hulu sungai harus menjadi tanggung jawab bersama, sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air dan mengurangi risiko bencana,” ujarnya usai kegiatan penanaman pohon di kawasan hutan kota Puncak Ajip, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/2).

Ia mengajak daerah-daerah di wilayah hilir untuk melakukan apa yang ia sebut sebagai investasi air, yakni berkontribusi dalam menjaga kawasan resapan dan sumber mata air di wilayah hulu agar tetap berfungsi optimal.

Menurut Rudy, menjaga kelestarian kawasan hulu sungai merupakan langkah penting untuk meminimalkan dampak banjir, longsor, serta krisis air yang kerap terjadi di wilayah hilir, terutama pada musim hujan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor juga mencanangkan program penanaman hutan kota secara serentak di 40 kecamatan dengan target minimal satu hektare di setiap kecamatan, disertai pemeliharaan tanaman selama satu tahun.

Rudy menegaskan program penanaman pohon tidak bersifat seremonial, melainkan bagian dari upaya jangka panjang untuk memulihkan fungsi lingkungan sekaligus membangun kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Pada tahap awal, setelah kami inventarisasi, total luasan penanaman yang akan dilakukan mencapai sekitar 220 hektare. Ini adalah warisan lingkungan yang kita titipkan untuk anak cucu ke depan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

8 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...
Daerah
Empat TPU di Kota Semarang...
Daerah
Warga Aceh Besar Menggelar ...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.